MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melepas kloter pertama jamaah calon haji (JCH) embarkasi Makassar. Pelepasan JCH yang berjumlah 450 orang ditambah lima petugas haji itu dilakukan di Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu (7/7).
“Saya sebagai pemerintah mengucapkan selamat jalan dan selemat beribadah dan semoga membawa nama baik Sulawesi Selatan. Dengan ini saya nyatakan jamaah haji kloter pertama dilepaskan,” ungkap Nurdin dalam sambutannya.
Pelepasan 455 JCH Indonesia ini disertai dengan pesan dan harapan dari gubernur. “Saya juga berharap jangan kita berebutan untuk mendapatkan kursi yang di depan. Semua yang ada di Mekah ada juga di Makassar. Jadi konsep beribadah kurangi berbelanja, karena itu akan menghabiskan riyal kita,” ujar gubernur.
Nurdin juga berpesan, bahwa jamaah yang umurnya lebih muda memperhatikan ataupun memprioritaskan jamaah yang tua.
Bupati Bantaeng 2008-2018 ini mengatakan, keberangkatan jamaah merupakan panggilan Allah. Ia menyebut, ini adalah jamaah haji yang dikawal dengan baik, mulai dari berangkat sampai pulang dengan selamat di rumah masing-masing.
“Segala mukjizat kita akan temukan di Mekah. Yang punya penyakit mungkin di Indonesia tidak bisa sembuh, tapi dengan meminum air zamzam Alhamdulillah sembuh hasil kerana mukjizat dari Allah Swt,” ujar alumni Unhas ini.
Selain itu, mantan sekjen Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) ini mengajak seluruh calon jamaah haji kloter pertama asal Kota Makassar ini agar mendoakan pemimpin.
“Mari kita mendoakan pemerintah kita. Mendoakan pemimpin kita semoga bisa menjalankan amanah dengan baik,” tutup alumni Universitas Jepang itu.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel Anwar Abu Bakar mengatakan, kuota jamaah haji Sulsel tahun ini berjumlah 7.247. Tapi menjelang pemberangkatan, pemerintah pusat mengambil kebijakan baru dengan penambahan kuota sebanyak 463. Sehingga total jamaah Sulsel saat ini sebanyak 7.759.
Senada dengan Gubernur Sulsel, Anwar berharap seluruh jamaah bisa menjaga kesehatan selama di tanah suci Mekkah, sehingga ibadah bisa berjalan lancar.
“Semoga kita semua meraih haji mabrur, dan kembali berkumpul dengan keluarga seperti suasana sebelumnya,” kata Anwar. (rhm/rus)
Pesan NA: Kurangi Belanja di Tanah Suci
