Site icon Berita Kota Makassar

”Tidak Usahmi Tanyaka, Takkala Botto’ma”

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, Kamis (18/7) pekan lalu. Sidak dilakukan Nurdin karena dirinya mendapat banyak laporan dan keluhan terkait kinerja Kadis Kehutanan Muh Tamsil.
Mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel itu disebutkan jarang berkantor. Termasuk laporan tentang lambannya pengurusan izin di OPD yang dipimpinnya.
Dia menekankan akan intensif menelusuri kinerja Tamsil selama ini.
Pertimbangan pencopotan pun sudah di depan mata. Bukan lagi rapor merah yang disematkan pada kepala dinas ini, tapi lebih dari itu.
“Ini bukan rapor merah lagi, tapi sudah di bawahnya. Kecewa kita. Masa’ hutan ditelantarkan,” tandas Nurdin ketika itu.
Setelah sepekan lewat, beredar informasi jika Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel sudah diminta untuk melakukan evaluasi terhadap Tamsil.
Menurut Kepala BKD Andi Asri Sahrun, sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sulsel menjadi perhatian khusus gubernur. Salah satunya adalah Kepala Dinas Kehutanan Sulsel Muhammad Tamzil.
Menurutnya, sejumlah aduan masyarakat masuk ke gubernur Sulsel terkait pelayanan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel yang tidak optimal.
“Salah satunya Dinas Kehutanan Sulsel yang baru-baru ini disidak oleh gubernur,” ujarnya.
Menurut mantan kepala BKD Bantaeng itu, dari hasil evaluasi, Muh Tamsil masih diberikan kesempatan untuk melakukan penataan di Dinas Kehutanan. Khususnya terkait jika ingin meninggalkan kantor. Jangan dilakukan secara bersamaan.
Tamsil yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (24/7), enggan diwawancarai. Saat wartawan mendekat, dia buru-buru berujar. “Kutahuji pasti yang mau kau tanyakan. Tidak usahmi. Takkala botto’ma (terlanjur busuk),” katanya singkat sambil berpaling.
Namun sebelumnya, ia itu sempat menjelaskan ketidakhadirannya di kantornya saat gubernur melakukan sidak. Dia mengatakan, saat itu dirinya sedang menghadiri undangan dari Menkopolhukam mewakili gubernur.
Dirinya mengklarifikasi, saat gubernur sidak dirinya tidak berada di kantor karena sedang menghadiri Rapat Evaluasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau.
Diapun mengirimkan lembar surat tugas bernomor 094/4372/SET yang ditandatangani Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani. Dalam surat tugas tersebut, tertera jika kegiatan yang diikuti Tamzil berlangsung 17-19 Juli. (rhm/rus)

Exit mobile version