Site icon Berita Kota Makassar

Disperindagkop Dorong Koperasi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

MAMUJU, BKM — Puluhan pengelola koperasi yang berasal dari enam kabupaten di Provinsi Sulbar mengikuti pelatihan yang diberikan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Sulbar. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari di Hotel Berkah Mamuju, Kamis-Jumat (25-26/7).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Sulbar, Drs H Amir Maricard, MM, saat memberikan sambutan, mengatakan, pelatihan ini bertujuan memberikan peningkatan kualitas pemahaman terhadap para peserta dari perkoperasian bagi pengelola koperasi se-Sulbar.
Di hadapan para peserta pelatihan, Amir Maricard menyampaikan, para peserta perlu dapat lebih meningkatkan kualitas terhadap pengelolaan tentang perkoperasian bagi pengelola koperasi.
Kepala Bidang Koperasi UKM pada kantor Disperindagkop dan UKM Provinsi Sulbar, Drs Darman MAP dalam pemaparannya di hadapan para peserta pelatihan perkoperasian bagi pengelola koperasi, mengharapkan, para peserta dari masing-masing kabupaten se-Sulbar, dengan adanya kegiatan pelatihan ini, para peserta dapatlah meluangkan waktunya dalam mengikuti pelatihan ini dengan baik.
Sehingga usai mengikuti pelatihan ini, akan mendapatkan nilai tambah terhadap pemahaman dalam mengelola perkoperasian. Jadi nantinya akan mampu meningkatkan roda perekonomian bagi masyarakat. Juga, koperasi yang dikelolanya akan mampu tumbuh berkembang.
Salah seorang pemateri, Drs H Akmal Hidayah, MM, dalam materinya menyampaikan, setiap peserta haruslah meningkatkan rasa percaya dirinya. Juga terus ada semangat kemajuan yang harus ditanamkan pada jati diri bagi setiap perkoperasian bagi pengelola koperasi dalam meningkatkan kemampuan pemahaman dalam memajukan perkoperasian bagi anggota koperasi yang dikelolanya.
Untuk itu, dia mengajak setiap peserta pelatihan untuk dapat meningkatkan kualitas pemahaman dalam mengelola perkoeprasian bagi pengelola koperasi di setiap daerah tersebut. Mereka harus mampu melihat kondisi daerah serta mampu melihat potensi daerah.
Para pengelola koperasi tersebut ada perubahan dan peningkatan dalam memajukan terhadap peran perkoperasian bagi pengelola koperasi. Dan arahnya untuk kemajuan pada daerah serta perannya mampu memberikan kemajuan terhadap ekonomi masyarakat.
Sementara itu, pemateri lainya, Salman Sahmad, SPd, MPd, dalam penjelasannya di hadapan para peserta pelatihan memaparkan, peran pada setiap peserta haruslah meningkatkan jati dirinya dalam mengikuti kegiatan ini. Untuk itu, para peserta dari perkoperasian se-Sulbar, haruslah lebih memfokuskan mengikuti kegiatan ini.
”Para peserta agar lebih fokus dan menyimak pemaparan dari para pemateri. Sehingga para peserta mampu mendapatkan sebuah masukan yang nantinya dapat diterapkan dalam mengelola perkoperasian secara baik saat kembali ke daerah masing-masing,” pesannya. (ala/mir/c)

Exit mobile version