MAKASSAR, BKM — Laga final Piala Indonesia leg 2 yang mempertemukan PSM Makassar dan Persija Jakarta dipastikan akan digelar Selasa (6/8) pekan depan. Keputusan tersebut diambil oleh PSSI, setelah sebelumnya menunda laga yang rencananya dilaksanakan Minggu (28/7).
CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin yang ditemui di Stadion Mattoanging, kemarin meminta kepada PSSI untuk segera datang ke Makassar lebih cepat guna melihat persiapan yang dilakukan manajemen PSM Makassar. Pihak PSM berencana untuk lebih awal memaparkan kepada PSSI terkait sistem pengamanan di stadion.
“Saya meminta kepada teman-teman di PSSI untuk bisa datang lebih awal, supaya saya bisa menghubungkan ke teman-teman panitia pelaksana. Juga melihat bagaimana sistem pengamanan yang ada dengan berkoordinasi kepolisian dan TNI,” ujar Appi, sapaan akrab Munafri, Senin, (29/7).
Terkait dengan tiket yang sudah terjual, Appi memastikan akan mengembalikan semuanya. Hanya saja, pengembalian tiket hanya berlaku bagi yang membeli di tempat resmi, baik online maupun offline. Yang membeli di calo, manajemen PSM tidak bertanggung jawab.
“Ditundanya pertandingan bukan keinginan manajemen PSM Makassar. Saya juga sudah meminta kepada panitia untuk membantu semaksimal mungkin mengembalikan tiket-tiket. Pembeli tiket resmi akan disampaikan. Yang beli di calo tentunya klaimnya ke calo juga. Ini jadi pelajaran untuk semua,” tandas Appi.
Ditundanya pertandingan antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta membuat manajemen PSM Makassar rugi. Estimasi kerugiannya mencapai ratusan juta.
“Karena itulah saya harap PSSI bisa datang lebih awal. Biar kami bisa bersama-sama menentukan sistem dan prosedur pengamanannya. Pengamanan harus koordinasi dengan pihak PSSI, polisi, TNI dan panitia pelaksana,” kuncinya. (arf/rus)
Laga PSM-Persija 6 Agustus, PSSI Diminta Cepat Datang
