Site icon Berita Kota Makassar

Hari Ini MRR Dibahas Kembali

MAKASSAR, BKM — Hari ini, Kamis (1/8), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III, kembali melakukan rapat terkait rencana pengoperasian jalan lingkar tengah atau Middle Ring Road (MRR) yang sempat batal dioperasikan, Selasa (30/7) lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) III Jalan Metropolitan BPJN XIII Makassar, Malik membenarkan hal itu. Menurutnya rapat lanjutan penentuan rekayasa lalin jalur lingkar bakal dibahas kembali pada Kamis, 1 Agustus hari ini di kantor BBPJN XIII Makassar. Sekaligus sudah menentukan rekayasa lalin yang akan diujicobakan.
Sampai pada pertemuan itu nanti, Malik mengaku belum punya target kapan jalur MRR akan mulai dibuka. “Masih menunggu info, karena mau dirapatkan dulu. Rencana rapat hari Kamis. Termasuk masih lengkapi data lalulintas. Rencana di rapatnya di balai (kantor BBPJN),” tukas Malik, kemarin.
Sementara itu, Kepala Satker Jalan Metropolitan BBPJN XIII Makassar, Marlin Ramli mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mengolah data dan melakukan pengkajian terkait jalur tersebut.
Selain itu, masih akan dilakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mematangkan rencana, termasuk membicarakan rekayasa lalu lintas.
Diketahui, kajian rekayasa lalin sempat dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Ditlantas Polda Sulsel, Kamis (25/7) lalu. Selain BBPJN XIII Makassar, kegiatan tersebut juga dihadiri Satlantas Polrestabes Makassar maupun dinas perhubungan terkait.
Dalam rapat itu sebelumnya mencuat dua alternatif rekayasa lalin MRR. Namun penetapannya belum diputuskan karena terlebih dahulu akan disimulasikan lewat program komputer. Sembari tim mengumpulkan data-data survei lapangan terkait kondisi jalur lingkar di lapangan.
“Rencana minggu lalu, ekspose simulasi program dulu. Masih sementara dibuat animasinya. Hari minggu kemarin baru selesai pengambilan data-data lalu lintasnya,” beber Ramli. Dia pun belum bisa memastikan kapan rencana pembukaan jalur kembali dibuka.
Meski demikian, kajian akan rekayasa lalin MRR terus berproses dan ditetapkan untuk diujicobakan usai konstruksi fisiknya dirampungkan. “Nanti cek ke PPK-nya. Tanya pak Malik, soalnya saya ada kegiatan di luar kota mulai hari ini sampai Kamis,” ujarnya.
Diketahui, target penanganan proyek strategis yang pengerjaannya dimulai November 2015 lalu ini seringkali berubah-ubah. Awalnya, MRR dibagi dalam dua tahap, yakni tahap I sepanjang 3,05 km dimulai dari Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar hingga Jalan Borong Raya. Sementara tahap kedua panjangnya mencapai 4,04 km dimulai dari Jalan Borong Raya hingga Jalan Sultan Alauddin Makassar.
Namun karena persoalan pembebasan lahan, target penanganan MRR tahap pertama hanya diselesaikan sepanjang 1,2 km, dari rencana sebelumnya 3,05 km. Bahkan nilai kontrak yang awalnya Rp174 miliar juga direvisi karena perubahan rencana pengerjaan tahap pertama menjadi Rp152 M. (rhm)

Exit mobile version