MAKASSAR, BKM– Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Kalla mendirikan Kalla Business School (KBS) telah membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru 2019/2020 dengan konsep ‘Smartpreneur Campus’. Perguruan tinggi Kalla Business School membuka Empat Program Studi untuk 80 mahasiswa yang bertempat di Lantai 1 Nipah Mall Makassar selama satu semester.
Menurut Ketua Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla, di bawah naungan Yayasan Hadji Kalla, Kalla Business School telah resmi membuka perguruan tinggi dengan konsep melahirkan pengusaha yang ptofessional.
“Selama ini banyak yang meminta kapan Hadji Kalla membuka perguruan tinggi karena sebelumnya sudah sukses membangun sekolah Athira. Jadi Kami berkomitmen membuka sekola yang berbasis bisnis, kami akam didik anak remaja yang berjiwa enterpreneur business yang profesional dibidangnya,” ungkapnya saat presscon di Bikin-Bikin Hub Lt 1, Rabu (31/7).
Lanjutnya bahwa pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 20 Juli hingga 24 Agustus dengan sistem pendaftaran online, melalui laman itbkalla.ac.id. Selain itu, kampus KBS juga menyediakan empat program studi yaitu Program Studi Kewirausahaan, Manajemen Retail, Sistem Informasi dan Bisnis Digital.
“Makanya kami telah membuka pendaftaran ini mulai juli hingga Agustus mendatang. Kampus ini akan beda dengan Kampus pada umumnya sebab Kalla Bussines School ini bukan pendidikan basic sains yang teoritis, bukan juga pendidikan vokasi yang aplikatif murni. Kami betul-betul ada diantara teori dan vokasi agar mahasiswa mengikuti perkembang teknologi seperti artificial intelligence,” jelasnya.
Sedangkan Bendahara Yayasan Kalla, Imelda Jusuf Kalla mengungkapkan untuk mahasiswa yang memiliki prestasi namun kurang mampu, akan disediakan beasiswa. “Untuk beasiswa pertama ini kami akan berikan sebesar 10 persen. Kuliah kita ada ditengah-tengah perdagangan di Nipah dan diakhir mereka tidak hanya bikin skripsi saja melainkan projek bisnis langsung dikompleks Nipah Mall. Beasiswa juga kita akan berikan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua LLDikti IX Sulawesi, Prof Jasruddin menjelaskan kampus ITB ini harus melaksanakan Rekeomdasi dari LLDikti untuk bisa segera beroperasi. Tentu selain itu harus melahirkan alumni yang bisa melahirkan lapangan kerja.
Ketua Panitia Persiapan Kalla Business School, Syamril menuturkan ITB Kalla memberikan biaya pendaftaran sebesar Rp500.000,- hanya untuk yang lolos ke tahapan tes. Untuk Biaya Pengembangan Program sebesar Rp30.000.000, dibayar satu kali selama masa perkuliahan.
“Alumni kita juga jamin Toefl miliki minimal skor 450. Izin keluar kampus ini 19 Juli kemarin. Insyaallah kami buka pendaftaran baru ini sudah ada 130 orang yang mendaftar. Untuk empat prodi kami hanya terima 20 orang per prodi jadi totalnya ada 80 orang yang kami terima,”bebernya. (ita)
TB Kalla Terima 80 Maba
