ENREKANG,BKM–Perhelatan pesta demokrasi pada pemilu legislatif (Pileg) 17 April 2019 yang baru-baru digelar merupakan perhelatan yang sangat berat.
Bukan hanya bagi calon anggota legislatif (Caleg) pendatang baru, namun Caleg petahana pun banyak yang gagal duduk kembali menjadi anggota dewan.
Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang telah penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Enrekang periode 2019-20124. Rapat pleno yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berlangsung di Aula Gedung KPU Enrekang, Rabu (14/8).
Dari 27 Caleg petahana yang yang ikut kembali bertarung, 10 caleg yang terpilih kembali dan 17 orang gagal mempertahankan jabatanya sebagai legislator di gedung DPRD setempat.
Dari 17 Caleg petahana yang tidak lolos yakni dari PAN enam orang Syaiful Wattang, Banteng Kadang, dr Saiful Sapa, Disman Duma (Caleg Privinsi Gagal) dan Zul Fitrah.
Adapun dari Golkar tiga orang yakni, Andi Natsir, Andi Fatmawati dan Arfan Renggong. Nadem tiga orang masing-masing Arsyad Gawi, Hardi dan Ali Kallang.
Gerindra satu orang yakni, Mustiar Rahim. PKS satu orang yakni Amin Palmansyah. Demokrat satu orang Umar. Hanura dua orang yakni Mule Andi Hendra dan PDIP juga satu orang yakni,Saiful Akbar.
Sementara caleg petahana 10 orang yang lolos kembali dari PAN dua orang yakni, Ismail Hamid dan Saharuddin. Golkar dua orang yakni, Idris Sadik dan Dedi Baktiar. Geridnra dua orang Mustaing Sumaile dan Amiruddin (Kacoa).PKS satu oarang yakni, AndiAswan. Demokrat dua orang Jayadi Suleman dan Andi Hairul dan PBB satu orang yakni,Rum Jaya Kasmidi.
Ketua KPU Enrekang, Haslipa mengatakan berdasarkan perolehan suara pada Pileg, Partai Golkar meraih 6 kursi dari tiga dapil yang tersebar di Kabupaten Enrekang, disusul Partai Nasdem dengan 5 kursi. PAN, PKS, Gerindra dan Partai Demokrat masing-masing 3 kursi. Adapun PBB dan Partai Hanura masing-masing 2 kursi, sementara Perindo dan PDIP masing-masing hanya meraih 1 kursi.
“Berdasarkan hasil perolehan suara, Partai Golkar 6 kursi dan Nasdem 5 kursi,”kata Haslipa.
Dari hasil tersebut, Partai Golkar Enrekang kembali merebut kursi ketua DPRD dari tangan PAN.
Pada periode ini, yang menjadi ketu DPRD Enrekang dari partai PAN berhasil merebut 7 kursi pada pileg 5 tahun lalu. Disusul wakil ketua I dan II Golkar dan Gerinra.
Partai Golkar Enrekang meraih suara sebanyak 21.948 suara disusul Nasdem 19.829 suara dan PAN dengan 14.062 suara. (her/rif/c)
10 Petahana Lolos, 17 Gigit Jari
