MAKASSAR, BKM — Hampir beberapa bulan terakhir, gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan. Pertamina mengklaim jika distribusi gas melon tersebut tetap normal. Tak ada pengurangan jatah. Disinyalir jika peruntukannya juga untuk keperluan lain. Misalnya, digunakan sebagai bahan bakar menggerakkan pompa air selama musim kemarau ini.
General Manager Pertamina MOR VII Sulawesi, Werry Prayogi tidak menampik hal itu. Dia mengatakan, penggunaan tabung gas elpiji 3 kg lari ke pertanian.
Selain itu, ada juga spekulan yang merupakan pengecer mencoba mengambil keuntungan dari tingginya permintaan masyarakat terhadap gas elpiji. Apalagi saat Lebaran Idul Adha.
“Kuota untuk daerah ini selalu mencukupi. Ketahanan stok rata-rata cukup untuk 10 hari ke depan. Tapi itu, permintaan banyak dan ada juga spekulan yang bermain,” ungkapnya di Baruga Lounge Pemprov Sulsel, Selasa (13/8).
Namun dia menjamin beberapa hari ke depan persoalaan kelangkaan elpiji tidak terjadi lagi karena permintaan masyarakat kembali normal.
Khusus untuk kebutuhan pertanian dan perkebunan, dia menyarankan agar Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah bersurat ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) supaya diberikan stok khusus gas elpiji.
“Kami sarankan Gubernur bersurat ke Menteri ESDM untuk program penggunaan gas elpiji bagi pertanian,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, mengatakan, secepatnya Pemprov Sulsel akan melayangkan surat ke Menteri ESDM agar Sulsel diberi kuota khusus untuk penggunaan elpiji bagi sektor pertanian dan perkebunan.
“Jadi sebenarnya, gas elpiji itu tidak salah sasaran. Cuma memang di luar perhitungan karena inovasi petani kita
menggunakan elpiji 3 kg lebih hemat dibanding menggunakan bahan bakar lainnya. Dan itu tidak bisa disalahkan,. Inovasi itu harus kita hargai,” kata Nurdin kemarin.
Yang harus dilakukan saat ini, tambahnya, pemerintah harus ambil langkah cepat untuk menambah pasokan.
“Paling tidak ada tambahan 10 persen dari kuota yang diberikan untuk Sulsel saat ini. Harus kita masukkan sebagai kebutuhan ke depan,” tandasnya. (rhm)
Gubernur akan Surati Menteri ESDM Tambah Pasokan Elpiji
