Site icon Berita Kota Makassar

Menjemput Ajal Jelang Ijab Kabul

GOWA, BKM — Hari Rabu (14/8) harusnya menjadi momen sukacita bagi keluarga besar Harni. Sebab, ia hendak melakukan ijab kabul dengan kekasih hatinya, seorang lelaki asal Kabupaten Maros.
Namun siapa sangka, semuanya berubah drastis di pagi hari kemarin. Keriangan yang sebelumnya mewarnai beralih menjadi duka. Semuanya diliputi kepiluan yang mendalam. Tangis kesedihan terdengar.
Wanita yang hendak menikah itu hanya bisa terbujur kaku dan sudah tak bernyawa lagi. Hanya jasadnya yang ditemui para tetangga dan warga kampungnya yang datang melayat.
Yang sangat menyedihkan, karena wanita berusia 30 tahun ini menjemput ajal dengan cara mengenaskan. Ia tertabrak lalu kemudian terseret sebuah mobil minibus di depan sebuah toko, tak jauh dari rumahnya.
Peristiwa memilukan itu terjadi, Rabu pagi (14/8) di Palaccini, Dusun Biringbonto, Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor DD 6428 IO
Kendaraan tersebut melaju dari arah timur menuju barat. Sesaat setelah ditabrak, korban sempat terseret sejauh 10 meter.
Warga yang menyaksikan peristiwa mengenaskan itu hanya mampu berteriak histeris. Korban pun secepatnya dilearikan ke RSUD Syekh Yusuf untuk segera mendapatkan tindakan penyelamatan. Namun sayang, nyawa Harni tidak tertolong akibat pendarahan hebat di bagian kepala.
Harni tak lagi bisa menikmati kebahagiaannya. Kepergiannya hanya bisa ditangisi oleh ratusan orang yang datang ke rumahnya, yang sudah dihiasi warna warni perlengkapan pesta.
Keluarga korban tak sanggup menahan histeris. Bahkan neneknya tak sadarkan diri di samping jenazah almarhumah.
Menurut keterangan keluarga, Harni meninggalkan rumahnya yang sedang ramai. Ia hendak pergi membeli tisu untuk kebutuhan pestanya. Toko yang ditujunya tak jauh dari rumahnya. Harni berangkat menggunakan sepeda motor. Ketika itulah peristiwa tragis tersebut berlangsung.
Sebelum ajal menjelang, pada Selasa malam (13/8) Harni menjalani prosesi korongtigi (malam pacar). Ternyata, itulah momen terakhir masa bahagianya sebelum akhirnya berpulang keesokan paginya.
”Pernikahan batal dengan sendirinya. Kami tidak sangka kejadiannya seperti ini,” ujar Syarifuddin, salah seorang kerabat dekat almarhumah.
Beberapa saat setelah kejadian, petugas dari Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Gowa yang dipimpin Kanit Laka Ipda Marwan, datang melakukan olah TKP. Ipda Marwan menjelaskan, korban meninggal di rumah sakit ketika dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis.
”Motor korban sudah kita amankan. Sementara sopir dan mobil minibus yang menabrak masih dalam pencarian. Karena melarikan diri sesaat setelah kejadian,” terang Ipda Marwan. (sar/rus)

Exit mobile version