Site icon Berita Kota Makassar

INI Salurkan 8 Ekor Sapi Kurban

MAKASSAR, BKM–Pengurus Ikatan Notaris Indonesia (INI) Wilayah Sulsel, menyalurkan sebanyak delapan ekor sapi kurban. Para penerima daging kurban skala prioritasnya bagi anak yatim, kalangan ekonomi lemah, para anggota dan keluarga INI serta masyarakat sekitar kantor sekretariat Jl Tupai Makassar.
Ketua Pengurus wilayah INI Sulsel, H Hustam Husain, SH, Mkn menjelaskan, potensi hewan kurban yang disiapkan anggota INI mengalami peningkatan yang signifikan. Kondisi itu dapat dilihat misalnya pada tahun pertama hewan kurban baru satu ekor. Pada tahun kedua sebanyak dua ekor, pada tahun ketiga 1440 H adalah sebanyak 8 ekor sapi. Insya Allah pada tahun-tahun berikutnya lebih banyak lagi, tutur Hustam Husain disela kegiatan realitas kurban Rabu kemarin.
Menurutnya, dalam idul kurban ini tiada lain dan pantas yang dapat kita ucapkan selain puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberikan kita rahmat dan hidayatnya sehingga sampailah kini kita dihari yang berbahagia ini.
Begitupun salawat dan salam kita panjatkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Saw. Nabi yang telah membimbing kita kejalan yang benar menuju suatu hari kemenangan yang lebih besar, yaitu dihari kemudian, yakni kemenangan hingga masuk kesurga lewat syafaat nabi besar Muhammad Saw.
Hustam Husain kembali menjelaskan, terkait dengan kurban ini, sekurang-kurangnya terdapat enam nilai esensial yang dapat dipetik dari hikmah ibadah kurban. Keenam nilai esensial tersebut adalah: Pertama, nilai penyerahan diri secara total kepada kehendak Allah (tawakkal). Kebulatan hati yang dicontohkan Ibrahim saat akan menjalankan perintah penyembelihan putranya, dan kebulatan tekad penyerahan diri Ismail pada saat mendengar perintah penyembelihan dari ayahnya, adalah gambaran konkrit bagaimana tinggi nilai penyerahan diri keduanya terhadap perintah Allah.
Kedua adalah nilai ketaatan dan keiikhlasan menerima kepastian atau perintah Allah. Ketiga adalah nilai bersangka baik pada kemauan Allah. Berbaik sangka kepada Allah penting dimiliki oleh setiap muslim, karena ia akan menjadi modal sekaligus motivator dalam menjalani kehidupan serta menghadapi rintangan dan masalah untuk mencapai cita-cita yang diinginkan.

Keempat adalah nilai semangat dan ketegaran dalam perjuangan. Menyadari bahwa kehidupan manusia penuh dengan persoalan, cobaan dan ujian, maka tepatlah bagi setiap muslim untuk memiliki semangat dan ketegaran sebagai modal dasar untuk menghadapi dan menyelesaikan persoalan hidupnya. Kelima adalah nilai konsistensi (istiqamah) dalam mempedomani tuntunan Allah. Keenam adalah nilai pengorbanan dan kesungguhan (jihad) untuk mencapai keutamaan dan masa depan. Menurut dia, tidak sedikit orang yang menemui kegagalan dalam hidupnya, bukan karena orang tersebut tidak memiliki peluang dan potensi. Namun lebih disebabkan karena yang bersangkutan enggan untuk berkorban dan tidak bersungguh-sungguh dalam menata kehidupannya. (zai/war)

Exit mobile version