GOWA, BKM — Kabupaten Gowa dikenal sangat kaya dengan hasil pertanian, khususnya tanaman pangan. Karena itu, tim penggerak PKK Kabupaten Gowa pun membidik sektor ini guna memotivasi para kadernya di bawah untuk mampu menciptakan produk-produk bernilai dengan mengolah hasil pertanian itu.
Bekerjasama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, TP PKK Gowa pun menggelar Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman). Festival ini diikuti para kader PKK dari seluruh wilayah Gowa, di Baruga Tinggimae Kompleks Rujab Bupati Gowa, Selasa siang (20/8).
Kegiatan yang menghadirkan masakan kreasi dari 18 kecamatan ini dilakukan untuk mengolah bahan pangan seperti kentang, ubi-ubian, sukun, dan bahan pangan lainnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, Layla Azis Hamrat, mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan masyarakat yang merupakan kader atau binaan PKK untuk menyajikan masakan dari olahan pangan dalam rangka memanfaatkan potensi pangan lokal dan mengurangi konsumsi nasi.
”Masyarakat sekarang hanya terpaku pada nasi. Mengonsumsi nasi sebenarnya bisa diselingi dengan berbagai umbi-umbian lainnya sebagai sumber karbohidrat. Mindset masyarakat hanya tertuju pada nasi. Padahal, dengan kentang dan ubi, kita sudah bisa kenyang dengan kalori lebih rendah dan bergizi tentunya,” kata Layla.
Selain mengubah kebiasaan mengonsumsi nasi, Layla mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar masyarakat bisa berkreasi dalam menciptakan menu baru. Misalnya ubi yang bukan hanya dibikin kripik, ternyata bisa diolah dengan menjadikan makanan berat yang mengenyangkan dan masyarakat lebih sehat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan, di sela icip-icip pangan olahan tersebut mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan SDM yang berkualitas, yaitu melalui perbaikan pola konsumsi pangan, lauk pangan sumber karbohidrat, protein maupun sumber vitamin dan mineral.
”Masalah kekurangan gizi saat ini memang menjadi perhatian pemerintah, sehingga kami ikut serta membantu dengan mensosialisasikan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan melaksanakan festival pangan lokal ini bersama dinas ketahanan pangan,” kata Priska.
Dalam kesempatan itu, Priska bersama Wakil Ketua PKK Gowa, Musaddiyah Rauf serta Ketua Darma Wanita Persatuan Gowa, Nurliah Muchlis, meninjau masing-masing stand peserta festival. Sementara tim juri juga bekerja menilai makanan olahan sajian yang dibagi dua kategori lomba, yakni kategori lunch box atau paket makan siang dan kategori produk olahan pangan.
Pemenang kategori lunch box (paket makan siang) yakni juara 1 PKK Kecamatan Somba Opu, juara 2 PKK Pallangga, juara 3 PKK Barombong. Sedangkan juara harapan 1 PKK Bungaya, harapan 2 PKK Bontonompo dan harapan 3 PKK Manuju. Pemenang kategori produk olahan pangan, yakni juara 1 PKK Kecamatan Pattallassang, juara 2 PKK Pallangga, dan juara 3 PKK Bontolempangang. (sar/mir)
PKK Gowa Bidik Sektor Kuliner
