MAMUJU, BKM — Untuk menguatkan sinergitas, Polda Sulbar dan wartawan terus menjalin berbagai kegiatan silaturahmi. Salah satunya adalah melalui kegiatan rutin coffee morning.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan penguatan koordinasi, komunikasi, dan kebersamaan. Sehingga penyajian berita kepada masyarakat tersampaikan sesuai dengan faktual yang ada.
Untuk kegiatan ngopi bareng (coffee morning) kali ini dilaksanakan di halaman Markas Polres Mamuju, Jumat (23/8). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, para PJU, Kapolres Mamuju beserta staf dan wartawan se Kabupaten Mamuju.
Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Hj Mashura, mengatakan, seperti biasanya kegiatan coffee morning ini diisi bincang santai sekaligus membahas terkait perkembangan situasi Kamtibmas.
”Tujuannya ya tentu permasalahan yang ada di Sulbar bisa tuntaskan bersama melalui masukan dan saran dari teman-teman wartawan,” tuturnya.
Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar pada kesempatan tersebut menyampaikan perbandingan situasi Kamtibmas pada bulan Juni dan Juli 2019.
Dari data Kamtibmas Biro Operasi (Biro Ops) Polda Sulbar, Kapolda menyebutkan, terkait perbandingan bulan Juni dan bulan Juli 2019, situasi di Sulbar masih terkendali dengan sangat baik. Hal ini ditandai dari angka kejahatan yang dapat terus ditekan.
”Hal ini tentu tidak terlepas dari partisipasi seluruh pihak. Khususnya teman-teman wartawan yang selalu memberitakan keberhasilan Polri maupun situasi terkini di Sulawesi Barat sehingga menjadi atensi di tengah masyarakat,” katanya.
Untuk analisa dan evalusi bulan Juni dan Juli 2019 disimpulkan, kriminalitas mengalami penurunan kasus dari 194 ke 174 kasus yaitu sebanyak 21 kasus atau turun 11 persen. Ditambah lagi perkara dari kasus yang ditangani meningkat serta dapat dituntaskan dengan baik.
Kasus yang mengalami peningkatan dibulan ini adalah kasus Narkoba. Dibulan Juni tercatat 7 kasus dan pada bulan Juli meningkat menjadi 11 kasus. Tapi untuk kasus lainnya menurun drastis atau nihil.
Disebutkan, mengenai data lalulintas, pelanggaran lalulintas mengalami peningkatan sebanyak 418 kasus dari 721 (Juni) naik menjadi 1.210 dibulan Juli 2019 atau sekitar 68 persen.
”Namun untuk angka kecelakaan lalulintas kurun waktu bulan Juni 2019 dibandingkan Juli 2019, Alhamdulillah mengalami penurunan sebanyak 2 kasus atau sekitar 3 persen dari 58 kasus kecelakaan dibulan Juni menjadi 56 kasus kecelakaan dibulan Juli.
Pelanggaran dan kecelakaan yang terjadi masih dipengaruhi kurangnya kesadaran masyarakat tentang aturan berlalulintas, kurangnya pemasangan dan perbaikan rambu-rambu lalulintas, serta pemasangan tanda petunjuk rawan kecelakan dan kondisi jalanan yang licin akaibat curah hujan,” jelas Kapolda.
Sementara itu, Kapolres Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan, juga menyampaikan perkembangan situasi Kamtibmas di wilayahnya. Di antaranya terkait kebakaran lahan, curanmor, lakalantas, penemuan hewan dilindungi dan sebagainnya sekaligus langkah penanganannya. (ala/mir/c)
Kriminalitas di Sulbar Turun 21 Kasus
