PANGKEP, BKM — Bantuan fasilitas kesehatan untuk warga pulau yang dijanjikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada Februari lalu, kini sudah direalisasikan. Yakni dalam bentuk bantuan berupa ambulance laut.
Bantuan ini sudah siap dimanfaatkan. Hal ini diawali dengan proses simulasi pertolongan warga sakit di Pulau Sabutung yang kemudian dievakuasi ke dermaga Maccini Baji untuk selanjutnya dibawa ke RS Batara Siang di Pangkajene.
Pemkab memulai ujicoba kapal ambulance laut ini dengan melaksanakan simulasi dari Puskemas Pulau Sabutung ke dermaga Maccini Baji dan selanjutnya dibawa ke RS Batara Siang menggunakan mobil ambulans, beberapa hari lalu.
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid bersama Wabup, H Syahban Sammana menyaksikan langsung simulasi yang dimulai dari Pulau Sabutung. Syamsuddin Hamid mengakui, ambulance ini dapat menjadi solusi pelayanan kesehatan yang cepat di wilayah terpencil. Apalagi selama ini, untuk kendaraan pelayanan kesehatan masih sangat minim.
Untuk mendukung operasional fasilitas ini, perlu adanya penambahan anggaran untuk bahan bakar minyak (bbm) Ati Uleng, Regional Manager USAID Jalin Sulsel, menjelaskan, ambulance laut merupakan sarana utama di wilayah terpencil. Keberadaan sarana itu perlu dipertahankan dan terus dimanfaatkan warga setempat.
Diakui bupati Pangkep dua periode ini, kalau diperiode keduanya menfokuskan pembangunan dibidang kesehatan. Terutama untuk masyarakat yang berada di wilayah terpencil. Termasuk yang berada di pulau terluar.
Sementara Direktur RS Batara Siang, Annas Ahmad, memimpin simulasi penggunaan ambulans laut itu, menjelaskan ada beberapa tahap yang mungkin perlu penanganan, terutama perpindahan pasien dari dermaga ke ambulance laut. (udi/mir/c)