Site icon Berita Kota Makassar

Sulsel Dipersiapkan Penyangga Ibukota yang Baru

MAKASSAR, BKM — Presiden RI, Joko Widodo baru saja mengumumkan rencana pemindahan ibukota baru ke Provinsi Kalimantan Timur.
Rencana itu direspon positif Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah.
Menurut mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, idealnya Sulsel harus mempersiapkan diri untuk menjadi provinsi penyangga bagi ibukota baru nantinya.
“Ibukota negara dipindahkan, ini menguntungkan kita sebenarnya,” ungkap Nurdin di kantor Gubernur Sulsel, Kamis (29/8).
Orang nomor satu Sulsel itu mengatakan lokasi wilayah ibukota baru menjadi lebih dekat dari Sulsel.
“Kita akan menjadi tetangga yang cukup dekat. Jadi kita harus siap menjadi penyangga. Mulai penyangga pangan, buah-buahan, sayur-sayuran. Jadi kita optimalkan pangan kita. Kan selama ini kita sudah menyanggah, tapi nanti kalau ibukota pindah ke sana pasti kebutuhan makin besar, ini menguntungkan kita,” tambah Nurdin.
Lebih jauh dikemukakan, rencana pemindahan ibukota negara ke Kaltim jangan ditanggapi terlalu berlebihan. Jangan juga terlalu dibesar-besarkan. Prosesnya akan berjalan cukup lama.
“Jadi kalau saya, jangan terlalu dibesar-besarkan dulu. Inikan masih butuh waktu lama. Butuh anggaran dan perencanaan,” tambah Nurdin.
Sebenarnya, wacana pemindahan ibukota baru ini sudah lama direncanakan. Bukan di era Presiden Jokowi. Presiden yang menjabat sekarang ini hanya menetapkan rencana tersebut.
“Jadi saya berharap, jangan terlalu menyikapi dulu, kita lihat perkembangan. Kalau sudah pencanangan, baru kita pikir apa kontribusi Sulsel ke ibukota yang baru,” tandasnya. (rhm)

Exit mobile version