Site icon Berita Kota Makassar

CRC Unggulkan Danny-Ical, IPI Jagokan Appi

MAKASSAR, BKM — Sedikitnya lima lembaga survei dan konsultan politik akan mempertaruhkan hasil kerjanya pada kontestasi pemilihan wali kota (pilwali) Makassar 23 September 2020 tahun depan. Saat ini mereka tengah melakukan survei pemetaan, baik untuk calon wali kota maupun orang-orang yang memiliki hubungan kerja dengan sejumlah pihak.
Kelima lembaga tersebut yakni Celebes Research Center (CRC), Indeks Politika Indonesia (IPI), Saiful Mudjani Research Consulting (SMRC), Insert Institusi, serta Jarignan Survei Indonesia (JSI). Selain itu, juga ada lembaga survei Batu Putih Sydicate, Nurani Strategic, serta Adhyaksa Supporting House.
Para peneliti lembaga sudah ada yang melakukan survei di Makassar, seperti CRC, IPI, Insert Institute, dan JSI. Hanya saja, yang mengekspose hasil surveinya ke publik baru CRC.
Namun, survei yang digelar pada 11-20 Juli lalu itu, baru mengukur tingkat popularistas atau pengenalan dan akseptabilitas atau tingkat kesukaan bakal calon. CRC belum mensurvei elektabilitas atau tingkat keterpilihan
Peneliti dari CRC Syaiful Bachri mengemukakan, lembaga yang dipimpin Herman Heizer itu telah melakukan survei 11-20 Juli 2019. “Kami melibatkan 400 responden dengan tingkat margin of error +-5 persen,” ujar Syaiful.
Diakuinya, data klien itu yang tidak sengaja diunggah oleh timnya di medsos. “Jadi memang bukan kewenangan CRC menyebarluaskannya. Tapi betul itu survei yang dilakukan CRC,” jelas Syaiful.
Hasil survei tersebut, CRC memotret Muhammad Ramdhan (Danny) Pomanto dengan posisi teratas. Disusul Syamsu Rizal MI alias Deng Ical, Abraham Samad, Irman Yasin Limpo alias None, dan Munafri Arifuddin alias Appi.
Berikutnya Haris Yasin Limpo, Tamsil Linrung, Aliyah Mustika Ilham, Andi Racmatika Dewi, dan Indira Chunda Thita Syahrul.
Di papan tengah ada nama Adi Rasyid Ali, Rusdin Abdullah, Busrah Abdullah, Haidar Madjid, dan Farouk M Betta. Juga ada Hendra Sirajuddin, Rudi Pieter Goni, Andi Januar Jaury Dharwis, Andry S Arief Bulu, serta Deniary Alwi Hamu.
Untuk posisi bawah, ada nama Husain Abdullah, Mudzakkir Ali Djamil, Dr Sukriansyah S Latief, dr Fadly Ananda, serta Sri Rahmi.
Terakhir adalah Taufiqul Hidayat, Andi Rukmam N Karumpa, Taufiq Fachruddin, dan Muhammad Ismak.
Direktur IPI Suwadi Idris Amir juga sedang melakukan survei. Bahkan bocoran survei IPI menempatkan Danny dan Appi bersaing ketat pada posisi teratas.
”Untuk saat ini Danny masih teratas. Sementara Appi di bawahnya. Tidak tertutup kemungkinan dalam survei-survei selanjutnya, Appi akan naik menggantikan posisi Danny. Begitu pula dengan Danny,
bisa saja turun,” ujar Idris Amir, kemarin.
Hal sama disampaikan Andi Buana Raja dari Insert Institute. Ia mengaku saat ini tengah melakukan survei.
Berbeda yang disampaikan Nurmal Idrus selaku Direktur Nurani Strategis. Kata dia, lembaganya belum melakukan survei. “Tunggu, nanti kalau sudah saya akan berikan,” janji Nurmal.
Sekadar diketahui, CRC memiliki hubungan emosional dengan Danny Pomanto. IPI berhubungan dengan Appi. Insert Institute dengan Abdy Baramuli. Serta Batu Putih dengan Aliyah Mustika Ilham dan Hendra Sirajuddin. (rif)

Exit mobile version