MAMUJU, BKM — Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Ika Pimnas) yang terdiri dari 25 orang pejabat eselon 1 pada berbagai kementerian, mengunjungi Provinsi Sulawesi Barat. Termasuk pula bertandang ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.
Kedatangan mereka termotivasi atas keberadaan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Muhammad Idris, yang juga juga memiliki ikatan emosional kuat dengan IKA Pimnas.
”Kami datang ke Sulbar pertama kali ini, salah satunya harus diakui karena networking yang baik dari bapak Sekda. Olehnya itu, kami ingin menjenguk beliau dan sekaligus ingin membangun sinergi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam kaitan RPJMN,” kata Winarni Dien Monoarfa yang ditunjuk sebagai perwakilan IKA Pimnas.
Bupati Mamuju, H Habsi Wahid bahkan tak henti-hentinya memuji sosok Muhammad Idris. Habsi menilai, kehadiran mantan kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar di Sulbar telah menjadi magnet terhadap peluang-peluang perkembangan dari luar. Termasuk atas kunjungan IKA Pimnas,
Habsi di hadapan para rombongan IKA Pimnas dalam acara silaturahmi dan perjamuan di Sapota, dengan terbuka mengatakan, atas kunjungan yang dimotivasi Sekprov Sulbar sesungguhnya adalah anugerah sangat besar bagi Mamuju.
”Jadi kedatangan bapak ibu dari IKA Pimnas ini, saya merasa pak Sekda telah membawa ‘emas’ ke Mamuju,” kata Habsi.
Terpisah, Muhammad Idris, mengaku sangat berbahagia atas kunjungan Ika Pimnas ke Sulbar. Ia berharap, atas kehadiran para petinggi di kementerian tersebut akan membawa angin segar berupa kuota anggaran transfer pusat ke daerah dari berbagai segmentasi kementerian dapat lebih meningkat.
Dengan nada bergurau Idris mengatakan, sekiranya dirinya yang dijenguk dalam kondisi masih sehat, tentu ada ole-ole yang akan dibawa para alumni IKA Pimnas ke Sulbar. ”Kalau dijenguk masih sehat, yah kita berharap kuota kita bolehlah ditambah-tambah sedikit,” canda Idris. (ala/mir/c)