Site icon Berita Kota Makassar

Dinas Ketahanan Pangan Luncurkan “Beras Si Baco”

BULUKUMBA, BKM — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba melakukan terobosan lewat pemasangan barcode pada kemasan beras 5 kilogram yang beredar di pasaran.
Hal ini guna memudahkan pengawasan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) khususnya komoditi beras, Dalam barcode kemasan tersebut, siapa saja dengan menggunakan smartphone bisa melihat data atau profil dari beras yang dijual tersebut. Misalnya dimana beras itu diproduksi, asal beras, dan jenis berasnya.
Kabid Keamanan Pangan, Mukhtar Hakim yang diberi nama Beras Si Baco (Beras Sistem Barcode). Menurut Mukhtar untuk mengimplementasikan penggunaan barcode, Pemkab telah mengeluarkan instruksi bupati kepada para Ketua Kelompok Tani, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan para Pelaku Usaha Beras 5 kilogram.
Dalam Instruksi Bupati diminta melakukan pemasangan barcode sebelum dilakukan pemasaran, serta pelaku usaha beras juga harus melakukan registrasi di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba. Selain itu, pelaku usaha harus melakukan pencatatan terhadap hasil produksi beras kemasan dan pencatatan jumlah yang tersalur.
“Penggunaan Barcode di kemasan beras 5 kilogram memiliki manfaat bagi pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha beras itu sendiri. Bagi pemerintah memudahkan pengawasan mutu dan keamanan pangan. Bagi masyarakat, memiliki informasi terhadap beras yang akan dikonsumsi, dan pelaku usaha mendapatkan kepercayaan dalam memproduksi beras,” beber Mukhtar.
Kepala UPT Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Provinsi Sulsel Ir Hasnawaty Habibie mengapresiasi terobosan tersebut. Untuk mendapatkan beras yang bermutu dan aman, tentu konsumen harus mendapatkan informasi terkait apa yang ada dalam kemasan beras tersebut. (min/C)

Exit mobile version