Site icon Berita Kota Makassar

Wisata Karampuang Harus Dikembangkan

MAMUJU, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar memberi apresiasi besar kepada Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar yang telah bekerjasama dengan Universitas Gadja Mada.
”Berkat hasil penelitian tersebut, diseminasi hari ini bisa dilaksanakan. Maka dari itu, untuk memperkuat dimensi pertumbuhan kita di Sulbar, harus melalui aspek pariwisata. Dan wisata Karampuang ini kita harus kembangkan dengan ilmu pengetahuan,” kata
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Muhammad Idris saat membuka kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Pengembangan Kawasan Wisata Khusus Sulawesi Barat yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Subar di Maleo Town Square Mamuju, Senin (2/9).
Masih kata Idris, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Yaitu Pulau Karampuang merupakan salah satu objek wisata yang memiliki karakteristik unik. Untuk itu, diperlukan ide kreatif untuk menambah daya tarik wisata Karampuang yang berbasis bahari dibarengi wisata olahraga.
Ia juga berharap, forum tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sehingga diperlukan keseriusan yang berkelanjutan dalam fokus pengembangan wisata Karampuang yang lebih desaintis dari seluruh elemen stakeholder terkait.
Sehingga perencanaan akan lebih terarah pada fokus pengembangan pariwisata Sulbar yang berujung pada peningkatan pendapatan daerah itu sendiri. ”Isu-isu pariwisata sering disebut dengan srategis bisnis. Kita berbicara tentang produk dan pemasaran melalui dunia digital,” pungkas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala LAN Makassar tersebut.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, Budi Sudaryono, menyampaikan, Bank Indonesia memiliki visi misi yang sama kepada negara untuk memajukan bangsa dan berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi.
Karenanya, pihaknya melakukan kontribusi dibidang penelitian yang menciptakan rumusan dan solusi yang akan ditindaklanjuti para pakar dan para profesional. Pihaknya telah melakukan penelitan sejak tahun 2017 yang menitikkan pada objek wisata Karampuang berbasis komunitas yang didasari pada pengembangan sektor industri pariwisata.
”Maka dari itu, sesuai harapan bersama diharapkan tercipta suatu kerja sama yang baik bagi seluruh stakeholder terkait yang terjaga kuat sehingga mampu melakukan kelanjutan pembangunan daerah dan negara ke depan. Kita ingin memajukan perekonomian Sulbar. Dan kita lihat Sulbar itu punya potensi selain pertanian, yaitu dibidang pariwisata,” tandasnya
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Farid Wadji, Perwakilan Universitas Gajah Mada, Susetyo Sasongko, para pimpinan bank, para perwakilan Dinas Pariwisata kabupaten serta para tamu undangan. (ala/mir/c)

Exit mobile version