LUWU, BKM — Prosesi Maccera Tasi atau pesta laut rangkaian kegiatan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke XIII diawali dengan acara Malekke wae atau mengambil air upacara adat di Istana Kedatuan Luwu, Palopo, Jumat (6/9)
Rombongan dipimpin Andi Saddakati selaku Opu Arung Senga berangkat dari Baruga Arung Senga Kota Belopa menuju istana Kedatuan Luwu Kota Palopo dengan membawa Gadis Pabbulaweng atau gadis yang belum aqil baliq (Tengna Wattepa Dara) yang akan memangku air dari Istana Kedatuan Luwu
Di istana diterima Andi Syaifuddin Kaddiraja Opu To Sattiaraja (Maddika Bua), Andi Sanad Kaddiraja Opu To Sulolipu (Jemma Tongeng), Andi Muh Nur Palullu Kaddiraja Opu To Gau (opu Patunru) dan Andi Togellangi Sultani Opu To Marigallung.
Andi Mammang bertindak sebagai juru bicara didampingi Asisten II Pemkab Luwu Andi Pajalangi meminta izin (Mangngolo) kepada Opu Maddika Bua untuk mengambil air upacara adat.
“FKN adalah hajatan masyarakat Tana Luwu, mari kita bahu membahu, saling mendukung dan saling menguatkan dalam menghadapi dan menyukseskan kegiatan ini, karena ini Siri’na Tana Luwu, Siri’ kita semua,” ujar Andi Syaifuddin.
Acara dilanjutkan dengan mengambil air di Baruga Istana Luwu kemudian dibawa oleh gadis pabbulaweng kembali ke Kota Belopa dan disimpan di Pantai Talumae Desa Senga Selatan Kecamatan, Belopa. (wan/C)
Malekke Wae Awali Prosesi Maccera Tasi
