MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar tak henti-hentinya melakukan pencegahan hoax yang kerap terjadi. Salah satunya dengan melakukan imbauan ke setiap media massa, untuk lebih teliti menyaring berita.
Staf Ahli Bidang I, Abdul Azis Hasan, mengatakan, saat ini, era teknologi sudah semakin canggih dan modern. Namun, katanya, peluang merebaknya kabar bohong justru semakin besar di tengah banjir informasi.
“Hoaks, fitnah, dan termasuk ujaran kebencian ditengah banjir informasi, baik itu teks, gambar, maupun video terus menggempur setiap hari,” kata dia saat ditemui di Hotel Arthama, Senin (16/9).
Hal itu ia sampaikan dihadapan wartawan, SN, serta pers mahasiswa saat Diskominfo menggelar forum jurnalistik dan OPD Kota Makassar.
Ia pun mengaku prihatin terhadap peredaran konten-konten negatif yang semakin banyak dan meresahkan. Ia mengatakan hal itu melanggar etika lantaran menyampaikan informasi yang salah.
“Bahkan dengan kepentingan tertentu, yang memang sengaja disebar untuk membangkitkan rasa takut, membangkitkan pesimisme, menebar ketakutan, menebar kecemasan, menebar kekhawatiran, dan juga perasaan-perasaan terancam kepada masyarakat demi kepentingan kepentingan tertentu,” terang Azis.
Oleh sebab itu, ia berharap, ke depan, media dan OPD harus lebih waspada dalam mencerna dan mengabarkan informasi. Selain itu, ia mengatakan media juga harus mengambil peran untuk konsisten dalam mengabarkan fakta.
Terpisah, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika, Ade Ismar Gobel berharap lahirnya kemampuan menciptakan konten positif dalam kegiatan ini.
“Kemampuan memahami esensi kode etik jurnalistik serta peningkatan kemampuan terhadap pengetahuan tentang UU Informasi Transaksi Elektronik menjadi pedoman bersama,” katanya.
Adapun narasumber pada kegitan tersebut, antara lain, Iwan taruna praktisi jurnalis wartawan senior yang berbicara ihwal liputan di area konflik, sementara Fajriani Langgeng sebagai Ketua LBH Pers lebih banyak menyinggung soal teori jurnalistik.
Terakhir, Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia, Nurdin Amir memaparkan perihal etika jurnalisme serta berbagi pengalaman selama meliput di lapangan.(nug)
Pemkot Sosialisasi Cegah Hoax
