MAKASSAR, BKM–Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel kembali absen ketika digelar rapat paripurna dengan agenda padangan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang hibah lahan/tabah kepada Yayasan Islamic Center Masjid Al Markaz Al-Islami, Selasa (17/9).
Fraksi terbesar yang beranggotakan 10 orang ini tidak terlihat ketika sidang paripurna dimulai.
Rapat paripurna hanya dihadiri sekitar 21 dari 84 wakil rakyat yang saat ini tercatat. Padahal masa jabatan mereka baru akan berakhir pekan depan atau tepatnya 23 September.
Pantauan BKM, setiap fraksi hanya dihadiri satu hingga tiga orang saja, padahal ada 10 fraksi di DPRD Sulsel.
Bahkan dalam rapat paripurna tersebut hanya dipimpin oleh wakil ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif dan dia menyebutkan kurangnya anggota DPRD yang hadir karena sementara melakukan kunjungan kerja diluar daerah.
“Sebagian anggota sedang mengikuti kegiatan diluar. Dan ini bukan pengambilan keputusan, ini hanya padangan umum fraksi yang nanti dijawab oleh gubenur pada hari Jumat nanti,”ujar Syaharuddin Alrif.
Legislator Partai Nasdem ini menyebutkan pula, jika rapat paripurna itu ada dua, pertama pengambilan putusan dan sifatnya pengumuman. “Karena yang ada di kantor hanya 21 orang, maka dianggap terhitung dan subtansinya tidak hilang,” tuturnya.
Syahar mengharapkan pada jawaban Gubernur pada Jumat mendatang atau paripurna terakhir untuk anggota DPRD priode 2014-2019 ini harus lebih banyak lagi ketimbang padangan fraksi. “Kita harapakan pada hari Jumat nanti harus lebih banyak lagi,”jelasnya. (rif)
Bahas Lahan Al Markaz Tanpa Legislator Golkar
