Site icon Berita Kota Makassar

Syamsu Nur: Banyak Manfaat Bisa Diperoleh

MAROS, BKM — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros menggandeng Yayasan Haji Muhammad Nur menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren (Pospeda) dan Musabaqah Qira’atil Kutub. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur Tompobulu, Dusun Polewali, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu (18/9).
Kegiatan yang pertama kali digelar secara bersamaan antara Pospeda dengan Musabaqah ini diikuti sekitar 300 orang peserta dan pendamping. Mereka berasal dari berbagai sekolah dan Ponpes di Kabupaten Maros.
Ketua Pembina Yayasan Haji Muhammad Nur, H Syamsu Nur, mengaku sangat berterimakasih. Pasalnya Kemenag yang memelopori penyelenggaraan Pospeda dan Musabaqah Qira’atil Kutub, memilih Ponpes An Nur Tompobulu sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini.
”Tentunya melalui kegiatan ini banyak manfaat yang bisa diperoleh bagi anak-anak santri kita. Karena olahraga dan seni mengandung nilai-nilai sportivitas,” katanya.
Syamsu Nur juga mengatakan jika sukses dan keberhasilan dicapai dengan usaha sungguh-sungguh dan penuh latihan. ”Hari ini juga demikian. Pendidikan di pesantren itu sama dengan keberhasilan di olahraga. Yaitu perlu latihan dan kesungguh-sungguhan,” ungkapnya.
Ke depan, Syamsu berharap selain sehat para santri ini juga bisa sukses dalam pendidikannya. ”Diharapakan selain bisa sehat juga bisa mencapai sukses dalam pendidikannya,” kata Syamsu seraya menambahkan, melalui Pospeda dan Musabaqah bisa dijadikan ajang mencari bibit-bibit juara.
Sementara Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Maros, Ahmad Ihyaddin, mengatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 246 peserta dan pendamping 59 orang.
Dikatakan, hingga hari ‘H’ jumlah peserta terus bertambah. Dimana sebelumnya hanya diangkat 100-an orang peserta. ”Pesertanya yang ikut ada sekitar 246 orang peserta dan pendamping 59 orang,” katanya.
Sedangkan Kepala Seksi PD Pontren Kanwil Kemenag Sulsel, Aminuddin, mengatakan, nantinya peserta yang juara akan diikutkan dalam Pospeda provinsi. Selanjutnya yang berprestasi di provinsi akan diikutkan diajang Pospenas di Bandung. (ari/mir/c)

Exit mobile version