Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Partai Rampungkan Komposisi AKD-nya

MAKASSAR, BKM– Tiga partai yakni Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat dan Partai Gerindra telah menuntaskan komposisi struktur fraksi dan komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.
Legislator Makassar dari PPP, Fasruddin Rusli, mengaku, sudah melakukan rapat bersama dengan Ketua DPC PPP Makassar. Dan hasilnya, sejumlah nama-nama yang ada disepakati menempati posisi jabatan di fraksi dan komisi.
“Sudah dilakukan rapat dengan pak ketua. Hasilnya pun disepakati penempatan jabatan di fraksi dan komisi,” sebut Acil sapaan akrabnya di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (18/9).
Dari hasil rapat, lanjut Acil, disepakati Abdul Azis Namu sebagai ketua fraksi dan dia sebagai wakil ketua. Untuk sekretaris, diduduki oleh Abdul Wahid dan bendaharanya, Hj Muliati.
Adapun susunan lengkap fraksi dan komisi di PPP yakni, Ketua Fraksi, Abd Azis Namu, Wakil Ketua, Fasruddin Rusli, Sekertaris, Abdul Wahid, Bendahara, Hj Muliati. Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, Abd Azis Namu, Komisi B Bidang Keuangan, Hj Muliati, Komisi C Bidang Pembangunan, Fasruddin Rusli, Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat, Abdul Wahid.
Adapun AKD di Badan Musyawarah, Fasruddin Rusli serta Hj Muliati. Di Badan Pembentukan Peraturan Daerah Bapemperda dipercayakan ke Fasruddin Rusli dan Badan Kehormatan dipercayakan ke Abd Azis Namu.
Selain PPP, komposisi struktur fraksi dan komisi juga telah dirampungkan Partai Demokrat. Di mana, Adi Rasyid Ali (ARA) ditunjuk sebagai penasihat fraksi Partai Demokrat.
Posisi Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Kota Makassar, dipercayakan Abdi Asmara dan Wakil Ketua, Arifin Dg Kulle. sekretaris, Fatmawati Wahyudin dan bendahara fraksi, Rezky.
“Sudah kami masukkan enam orang dan saya ditunjuk sebagai penasihat fraksi. Kalau Ray Suryadi dipercaya sebagai wakil bendahara. Itu struktur Fraksi Demokrat sementara yang telah disusun,” kata Ketua DPC Partai Demokrat di ruang kerjanya, kemarin.
Menurut ARA sapaan akrab Adi Rasyid Ali, di dalam setiap komisi nantinya, ada dua anggota. Itu karena komisi di DPRD Kota Makassar cuma empat. Mengenai pembagian komisi, ARA mengaku masih dirahasiakan. Sampai sekarang belum disampaikan.
“Yang jelasnya sudah punya konsesus 2,5 tahun pertama diberikan pemenang pemilu. Kami minta Nasdem duluan memilih. Setelah Nasdem memilih, baru Demokrat, baru PDIP, Golkar serta Gerindra dan lainnya. Jadi kita memilih sesuai dengan pemenang pemilu, ” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Makassar, Eric Horas menyebut, Partai Gerindra telah merampungkan komposisi struktur fraksi dan komisi di DPRD Makassar.
Nama-nama yang disepakati menduduki posisi jabatan berdasarkan dari kemampuan dan keahlian dimiliki dari para anggota dewan yang terpilih dari fraksi Gerindra.
Susunannya, Eric Horas sendiri sebagai Ketua Fraksi di Gerindra, kemudian sekretaris Andi Pahlevi, dan wakil ketua Kasrudi, Bendahara, Budi Hastuti dan juru bicara Fraksi, Nunung Dasniar.
“Kami sudah rembukkan berdasarkan hasil kesepakatan dan semua sudah sepakat membicarakan hal tersebut mulai penempatan jabatan di fraksi dan komisi. Seperti Kasrudi dan Nunung, kami tempatkan di Komisi A yang paham tentang pemerintahan. Kalau Pahlevi di komisi C, Budi Hastuti di komisi D, dan saya sendiri di komisi B,” terangnya.
Dengan rampungnya semua komposisi maka diharapkan kedepan bekerja secara maksimal dan optimal. Semua posisi jabatan anggota dewan di Fraksi Gerindra sudah punya tanggung jawab dan fungsinya masing-masing. (arf)

Exit mobile version