MAMASA, BKM — Objek wisata Buntu Mussa yang terletak di Desa Balla Tumuka, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, memiliki keunikan tersendiri dari beberapa objek wisata yang ada di Mamasa.
Pasalnya, objek wisata Buntu Mussa yang berada di atas ketinggian menyimpan sejarah tersendiri sejak masih bergabung dengan Provinsi Sulawesi Selatan. Objek wisata ini sudah dikenal secara nasional dan dikunjungi para wisatawan lokal dan mancanegara.
Sehingga setiap orang atau wisatawan yang naik ke Gunung Buntu Mussa terkagum-kagum melihat pemandangan dari atas. Juga, menyaksikan panorama indahnya kota Mamasa dan kampung-kampung yang ada di sekitarnya.
Namun sangat disayangkan. Ketika proyek perintisan jalan menuju objek wisata Buntu Mussa tahun 2018 yang dikerjakan CV Sinar Gunung dengan anggaran Rp563 juta, objek wisata ini telah dirusak keasriannya.
PaulusBukan itu saja, setelah perintisan jalan menuju Buntu Mussa dibuka, sejumlah persawahan penduduk di sekitarnya tidak lagi dapat berfungsi karena tertimbun galian tanah hasil kerokan alat berat.
Demikian diungkapkan Sugianto, pemilik sawah yang ditemui BKM di Mamasa, akhir pekan lalu. Kata Sugianto, akibat perintisan jalan tersebut, sawah miliknya yang berproduksi, kini sudah dipenuhi tanah hasil galian perintisan jalan yang dibawa air dan tidak bisa dikelola lagi.
”Pihak kontraktor hanya mengejar keuntungan dan tidak memperhatikan sawah milik rakyat yang hancur,” tegasnya.
Arlan, penduduk Desa Malla Tumuka, juga berang. Lantaran kebun miliknya dilalui jalanan. Sementara kayu peliharaanya selama ini telah hancur dibabat untuk perintisan jalan. Dengan adanya perintisan jalan ke objek wisata Buntu Mussa, tentu menghilangkan keasrian objek wisata ini.
Senada dengan itu, Camat Balla, Paulus yang ditemui BKM di kantor bupati Mamasa, menyesalkan proyek tersebut. Karena sangat merusak keasrian objek wisata yang ada. Selain itu, pihaknya juga tidak menerima pemberitahuan kalau mau ada pekerjaan perintisan jalan ke obyek wisata Buntu Mussa.
Sekadar dietahui, objek wisata Buntu Mussa yang dilalui perintisan jalan sebagian besar masuk kawasan hutan lindung.
”Jalan yang dilalui perintisan menuju objek wisata Buntu Mussa, masuk dalam kawasan hutan lindung sepanjang 800 meter mengitari objek wisata menuju Buntu Mussa. (dar/mir/c)
Keasrian Objek Wisata Buntu Mussa Rusak
