MALILI, BKM — Gadis SMAN 7 Malili Nur Annisa Fatiha didapuk sebagai leader World Clean Up Day (WCD) 2019. WCD adalah aksi gotong royong terbesar yang digelar serentak di 157 negara di seluruh dunia.
Tahun ini adalah yang kedua gelaran agenda besar tersebut dengan mengusung tema ‘Clean Up For Peaceful Indonesia’. Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Perdamaian Internasional diikuti relawan dari seluruh penjuru negeri.
Masyarakat Lutim turut serta dalam aksi inidi Desa Burau Pantai, Kecamatan Burau menjadi tempat yang dipilih oleh Leader WCD Luwu Timur, Sabtu (21/9).
Peran Annisa mengundang decak kagum dari berbagai pihak, karena Annisa adalah salah satu leader termuda di Indonesia. Annisa kini masih duduk dibangku SMA kelas 11 IPS 1 di SMAN 7 Luwu Timur.
Kesuksesan Annisa dalam penyelenggarakan WCD ditopang oleh rekan-rekan komunitasnya (Genlibels/Generasi lima belas). Genlibels adalah salah satu komunitas relawan literasi yang aktif bergerak berbagi ilmu ke pelosok-pelosok desa.
Saat ini Genlibels membina Desa Cendana, Kecamatan Burau melalui gerakan literasi. Disinilah tempat Annisa dan rekan-rekannya ditempa oleh pembina yang hebat sehingga Annisa mampu menjadi sosok yang sedemikian menginspirasi anak-anak lainnya.
Annisa mengungkapkan, salah satu tujuan kegiatan ini, kami ingin dengan mengikuti kegiatan ini para relawan-relawan yang hadir dapat menumbuhkan rasa kepeduliaannya terhadap laut dan alamnya serta menumbuhkan rasa kesadaran pada diri sendiri bahwa betapa pentingnya menjaga laut dan alam kita.
“Di alam, kita diajar melindungi, menjaga, mencintai tanpa harus memiliki,” ungkap Annisa. (rls)
Gadis SMA Jadi Leader WCD 2019
