Site icon Berita Kota Makassar

Lapas Gelar MTQ Antar Blok

MAKASSAR, BKM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar telah melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antar blok. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Lapas selama dua hari, Rabu (25/9) lalu.
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Makassar, HM Arsyad AT bersama Kasi Bimas Islam, H Ambo Sakka Ambo, turut hadir dalam pembukaan MTQ antar blok yang dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Lapas, Sony Sofyan.
Ketua Pokjaluh Provinsi Sulawesi Selatan, H Shaifullah turut hadir bersama seluruh Penyuluh PNS dan Non PNS yang ada di kota Makassar.
Dalam laporannya Nurdin mengungkapkan bahwa MTQ ini terlaksana atas kerja sama Kemenkumhan Lembaga Kemasyarakatan Kelas 1 Makassar dengan Kementerian Agama Kota Makassar.
“Seluruh Panitia dan Dewan Hakim berasal dari para penyuluh agama Islam yang selama ini bergantian menjadi penyuluh di Lapas Kelas 1 Makassar. Ada empat perlombaan yang tampilkan dalam MTQ kali ini yakni lomba Adzan, Tilawah, Hafalan surah pendek dan praktek shalat.” Ungkap Nurdin.
Keempat perlombaan tersebut merupakan materi binaan yang selama ini dilakukan kepada warga lapas sehingga MTQ ini juga merupakan tahap evaluasi pengajaran bagi para penyuluh.
Di awal Sambutannya, Sony Sofyan, mengungkapkan, permohonan maaf karena Kalas tidak sempat hadir karena ini bertetpatan dengan Sosialisasi RRU Yang marak disuarakan oleh mahasiswa saat ini. “Target kita dalam melaksanakan ini bukan diperlombakan saja tapi diharapkan dapat merubah sifat mental perilaku. Kalau kita gambarkan sebelum masuk ke lapas kita berikan nilai 5 Insya Allah keluar dari lapas ada peningkatan nilai 7 8 dan seterusnya,” ucapnya.
Sony juga berharap mudah-mudahan semua warga selama di sini bisa dilaksanakan dengan baik karena mungkin tidak ada waktu dil uar sana selama ini. “Kita dapat mengisi kemampuan kita, mengisi kerohanian kita, dan meningkatkan Kepribadian lebih mengarah kepada pembinaan untuk merubah sikap mental dan perilaku,” harapnya.
Sementara itu, Kakan Kemenag, HM Arsyad AT, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan para penyuluh bahwa kegiatan ini sangat baik dan paling mulia karena ada beberapa hal. yang pertama bentuk kecintaan kita kepada Al-quran merupakan sumber agama dimana bagi kita semua, kita membacanya mendapat pahala. “Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab secara moral bahwa keluarga kita sahabat-sahabat kita yang merupakan bagian dari binaan ini mendapatkan pembinaan terutama yang terkait dengan nilai-nilai ajaran agama Islam.” Ungkapnya.(*)

Exit mobile version