Site icon Berita Kota Makassar

Serahkan Diri karena Takut Ditembak

MAKASSAR, BKM — Dua pria tak berkutik ketika dikepung tim Resmob Polsek Panakkukang, Minggu (29/9) pukul 22.00 Wita. Mereka adalah Renaldi alias Aldi (22), warga Jalan Urip Sumoharjo dan Rani Ramli (29), beralamat di Jalan Adipura.
Dalam catatan kepolisian, keduanya ditangkap setelah diadukan oleh korban bernama Asri dalam tindak pidana penganiayaan berat (Anirat). Laporan korban terigestrasi LP/414/K/IX/2019/Restabes Makassar/Sek Panakukkang.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan kasus penikaman yang dilakukan Renaldi dan Rani terungkap saat anggota Opsnal menerima laporan dari seorang warga Karuwisi Utara. Akibat dari insiden berdarah itu, korban menderita luka tusukan pada bagian punggung.
Tim Resmob yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Andri Kurniawan bersama Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Harianto Siga bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka langsung mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Kemudian mendatangi korban di Rumah Sakit Awal Bross. ”Pelaku penikaman berhasil diidentifikasi,” ujar Kompol Ananda, Senin (30/9).
Sebuah rumah di Jalan Adipura lalu dikepung. Hasilnya, pelaku bernama Rani dibekuk. Dalam interogasi petugas, ia mengakui perbuatannya telah menganiaya korban. Rani juga menyebutkan, bahwa saat kejadian dirinya tak seorang diri. Melainkan ditemani rekannya bernama Renaldi.
Selanjutnya tim Resmob menggiringnya untuk pengembangan kasus. Hanya saja, Renaldi yang didatangi di rumahnya sudah kabur sebelum petugas tiba. Aparat kemudian melakukan pendekatan terhadap keluarganya untuk meminta Renaldi menyerahkan diri ke polisi, sebelum petugas melakukan tindakan tegas.
Upaya persuasif itu pun berbuah hasil. Lantaran takut ditembak, Renaldi akhirnya datang menyerahkan diri ke posko Resmob Panakkukang. Selanjutnya, kedua tersangka kembali diinterogasi. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku menganiaya korban.
”Dari keterangan tersangka, awalnya mereka dan korban berpesta miras jenis ballo. Tidak lama kemudian, korban hendak memukul salah satu dari tersangka Renaldi,” terang Kompol Ananda.
Karena tersinggung dengan ancaman korban, tersangka Rani naik pitam. Dia pun langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, Asri menderita luka tusukan pada bagian punggung. Selanjutnya kedua tersangka kabur, dan membuang senjata tajam yang digunakannya. Hanya saja mereka tak mengetahui lokasinya. (ish/rus/c)

Exit mobile version