PASANGKAYU, BKM — Politisi senior PDIP sulbar, Rayu, berniat untuk meramaikan Pilkada di daerah pemilihannya, Kabupaten Pasangkayu tahun 2020 mendatang. Legislator DPRD Sulbar ini sudah mulai melakukan sejumlah persiapan.
Sebagai langkah awal, anggota DPRD Sulbar dari Dapil Pasangkayu ini, mempersiapkan ratusan baliho yang akan disebar di 50 desa yang ada di Pasangkayu. ”Di Pasangkayu kan ada 50 desa. Jadi, saya bikin baliho untuk dipasang di baliho. Paling tidak untuk langkah awal ada dua baliho untuk tiap desa. Ini untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa saya serius untuk maju, sesuai aspirasi dari masyarakat sendiri. Karena saya mau maju ini karena permintaan masyarakat. Sudah banyak kelompok masyarakat yang datang dan minta saya untuk maju di pilkada,” ungkap Rayu, Senin (7/10).
Menurut politisi yang sudah empat periode menjadi anggota dewan ini, dirinya optimistis karena sudah punya basis massa yang jelas dan sudah teruji pada beberapa momen politik.
”Setiap momen politik mulai dari Pileg, Pilkada, hingga Pilpres, tidak pernah kalah. Basis saya jelas karena terbukti saya bisa menjadi anggota dewan sampai empat periode. Dan, saya yakin hingga sekarang dukungan suara dari basis itu tidak akan berubah, bahkan bisa bertambah. Meskipun ini politik, tapi masih banyak masyarakat yang sulit berubah pilihannya,” ujarnya.
Sedangkan untuk pilihan apakah menjadi calon bupati atau calon wakil bupati, menurut Rayu, ia menyerahkan ke masyarakat untuk menilai dan tergantung perkembangan kondisi politik ke depan.
”Tentu semua orang ingin menjadi 01. Yah, kita berjuang dulu untuk menjadi calon bupati sambil melihat kondisi perkembangan politik. Tapi, jika realitas politik menunjukkan jika lebih menguntungkan untuk maju calon 02 dulu, maka kita harus realistis menjadi calon wakil bupati saja. Intinya, kita kan mau menang. Jadi, jika maju calon 02 kita punya peluang yang besar untuk menang, maka kita ambil opsi itu,” jelasnya. (alaluddin)
