MALILI, BKM — Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pemkab Lutim menjemput warga korban pengungsi Wamena, setibanya di Pelabuhan Makassar, Sabtu (5/10) sore. Para korban dijemput Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A, Catur Dyan Sintawati. Lima orang korban merupakan warga Desa Teromu Kecamatan Mangkutana Iksan Mutangki (20), Agustinus T (30), Ristal Tamembe (50), Ros Kasodu (30), Intan Motangki (43), dan dua lainnya warga Desa Pancakarsa yakni Kristin (22) dan Salwinton (20).
“Insya Allah, Selasa pekan depan masih ada warga kami lagi yang akan tiba di Makassar,” ujar Catur.
Sehari sebelumnya, Bupati Lutim HM Thoriq Husler melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan warganya yang terjebak di Wamena. Komunikasi dengan bupati difasilitasi Tim Peduli Konflik Wamena yang dipimpin Abdul Rauf La Dewang bersama beberapa relawan saat menemui Bupati di Rumah Jabatan, Jumat (4/10) lalu.
Pada kesempatan itu Bupati meminta agar pengungsi tetap sabar dan ia berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memulangkan seluruh warganya yang masih terjebak di Wamena, Papua.
“Sabar ki semua, saya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera memulangkan kalian semua. Kami peduli dengan situasi di sana dan kami akan usahakan yang terbaik,” ujar Husler.
ementara Ketua Tim Peduli Konflik Wamena, Abdul Rauf La Dewang mengatakan, pihaknya bersama Pemkab terus mengupayakan pemulangan warga Lutim dari Wamena secepatnya. Da juga melakukan penggalangan dana di masyarakat yang hasilnya akan disumbangkan untuk membantu memulangkan warga dari area konflik. (rls)