HOBI adalah suatu kegiatan yang disukai oleh setiap orang. Baik dalam bidang olah raga, seni maupun di dalam berbisnis. Jika hobi itu dikelola dengan baik, maka bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah. Seperti halnya Abdul Kadir pencinta ikang cupang.
Laporan: ARIF AL QADRY
Budidaya ikan cupang sebenarnya tidak membutuhkan lahan luas dan bisa dimulai dengan modal yang kecil sebagai bentuk peluang bisnis dan usaha. Halfmoon, Giant, dan Serit adalah jenis Ikan Cupang hias milik Abdul Kadir yang laris dan banyak dibeli. Ikan cupang hias miliknya dijual di Jalan Tun Abdul Razak dengan harga yang terjangkau.
Mengoleksi ikan cupang sudah menjadi hobi sejak lama pria kelahiran Ujung Pandang, 9 september 1980. Dari hobinya itu mampu mengumpulkan pundi-pundi rupiah setiap harinya.
Sudah tiga tahun, Abdul Kadir menjalankan bisnis jual ikan cupang. Semuanya berawal pada saat orang yang datang ke rumahnya dan melihat deretan akuarium di teras rumahnya yang berisi ikan cupang ditawari.
“Dulukan saya cuma hobi saja, semua ikan cupang saya pajang di rumah menggunakan akuarium mini. Nah ada datang teman dan dia tawari untuk dia beli. Saya kasih gratis, dari di situlah saya berpikir untuk bisnis jualan ikan cupang,” katanya.
Bukan hanya temannya saja, anak-anak kecil tetangga rumahnya pun banyak yang tertarik ingin memiliki ikan cupang seperti yang dikoleksi Abdul Kadir. Akhirnya dia mengambil peluang dan menjadikannya sebagai ladang bisnis.
“Yang datang ke rumah pasti banyak pesan mau beli. Karena banyak pesanan saya akhirnya terima. Saya pergi ke tempat penjualan ikan hias langganan saya membeli ikan-ikan cupang hias untuk kemudian dijual kembali,” sebutnya.
Jika dulu ikan cupang miliknya hanya dia jual di depan rumahnya, sekarang Abdul Kadir mulai keluar. Dia kini berjualan di Jalan Tun Abdul Razak dengan lapak yang sederhana. Ikan cupangnya di simpan ke dalam tabung-tabung (stoples) kaca.
Ikan cupang yang dia jual di pesan dari Surabaya. Ikan yang dijual terbilang cukup murah, seperti Ikan Cupang Halfmoon seharga Rp10 ribu, Giant dengan harga Rp25 ribu, Elboy Rp20 ribu, Kendi Lemo Rp35 ribu dan Serit seharga Rp25 ribu. Adapun akuarium mini atau soliter dari Rp10 ribu sampai Rp25 ribu, tergantung ukurannya.
“Dari pagi sampai sore saya jualan. Kalau pembali bisa bersaing, begitupun dengan harganya. Sudah banyak pembeli bilang harga ikan cupang yang saya jual lebih murah dari pada yang dijual di tempat lain. Ini yang bikin saya bertahan bertarung di bisnis ini,” tambahnya. (arf)
