Site icon Berita Kota Makassar

Tinggal Seorang Diri, Membusuk di Kamar Mandi

GOWA, BKM — Warga BTN Aura Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa masih ramai membicarakan akhir kehidupan Inar Bulan. Perempuan usia 47 tahun yang tinggal di Blok D1 nomor 17 itu ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.
Guru honorer ini terbujur kaku dalam kamar mandi rumahnya, Minggu pagi (20/10). Bau menyengat menyeruak dari tempat jasadnya.
Mayat Inar pertama kali ditemukan warga yang mencium bau tidak sedap dari rumah korban. Mereka yang curiga dengan aroma tak sedap kemudian berinisiatif mendobrak pintu. Selanjutnya mengecek tiap ruangan. Ditemukanlah mayat korban yang telentang dalam kamar mandi.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan membenarkan penemuan mayat tersebut. “Benar, pukul 08.00 Wita kemarin (Minggu, 20/10) ditemukan mayat perempuan di BTN Aura Pallangga. Personel Polsek Pallangga telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” ujar AKP Mangatas Tambunan, Senin (21/10).
Tim Identifikasi Polres Gowa bersama tim medis dari Puskesmas Pallangga juga telah mengidentifikasi serta memeriksa mayat korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhumah.
Mayat Inar lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. Usai dibersihkan, pihak keluarga kemudian membawanya ke kampung halamannya di Kabupaten Sinjai untuk dimakamkan.
“Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi. Meski begitu, kami dari pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” ujar AKP Mangatas.
Dari hasil identifikasi kepolisian, korban ternyata masih lajang alias jomblo. Selama ini ia seorang diri menempati rumah kontrakannya. Inar tercatat sebagai guru honorer di Kota Makassar.
“Iya, korban seorang guru honorer di Makassar namun tinggal di Pallangga, Gowa. Dia seorang diri dan belum menikah. Menurut keterangan warga sekitar rumah, korban terlihat terakhir kali pada Selasa, 15 Oktober lalu,” tandas AKP Mangatas Tambunan. (sar/rus)

Exit mobile version