MALILI, BKM — Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian (Transnakerin) Kabupaten Luwu Timur bekerjasama Akademi Teknik Sorowako (ATS) menggelar Penutupan Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan, di Aula Mandongi ATS Sorowako, Senin (21/10).
Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan kerja yang berkompetensi bagi peserta pelatihan, khususnya para pencari kerja. Diklat yang digelar ada tiga pilihan jurusan yakni jurusan teknik pengelasan dan fabrikasi logam, teknik komputer, gambar dan desain, serta teknik listrik mekanik.
Kadis Transnakerin, Firnandus Ali mengatakan, pada era globalisasi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang pesat. Hampir setiap saat, perubahan selalu terjadi pada setiap sektor kehidupan masyarakat sebagai akibat dari pesatnya kemajuan dan perkembangan IPTEK yang dimaksud. Salah satu sektor yang senantiasa menjadi permasalahan yang dihadapi oleh setiap Negara adalah faktor lapangan kerja dan ketersediaan tenaga kerja. Kedua sektor ini memiliki hubungan yang signifikan dan saling ketergantungan antara satu dengan lainnya.
Faktor lapangan kerja misalnya, merupakan upaya yang dilakukan baik oleh Pemerintah maupun swasta untuk membuka peluang usaha dengan merekrut tenaga kerja terampil sesuai dengan kebutuhan. Di sisi lain, faktor ketersediaan tenaga kerja yang ada, terutama menyangkut kualitas khususnya kesesuaian keterampilan yang dimiliki oleh para tenaga kerja berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan masih sangat terbatas.
“Masalah pengangguran merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Dari sisi tanggungjawab Pemerintah, berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan kerja seperti yang telah kita laksanakan ini,” ujar Firnandus. (rls)