MAROS, BKM — Cuaca panas yang mencapai 38,2 derajat celcius minggu kemarin yang melanda wilayah Sulsel di pantai barat mulai dari Parepare hingga daerah selatan. Kondisi masih akan diikuti cuaca ekstrim dihari-hari mendatang. Bahkan berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Station Klimatologi Kelas 1 Maros, suhu panas masih akan melanda hingga dasarian kedua bulan November mendatang.
Kepala Station Klimatologi Kelas 1 Maros, Hartanto menyebutkan, dicuaca ekstrim ini, suhu udara akan mencapai 36 derajat celcius. Ini merupakan suhu tertinggi , sehingga masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap kebakaran.
Menyinggung mengenai penyebab terjadinya cuaca ekstrem ini, Hartanto menuturkan, berdasarkan pantauan Station Klimatologi, saat ini tidak ada tutupan awan yang berarti, sehingga matahari langsung mengenai bumi. Selain itu, angin timuran cukup menguat. Angin timuran yang cukup kering dan meluas ini menuruni lereng Gunung Lompobattang menyebabkan kecenderungan meningkatkan suhu di Maros dan sekitarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Turikale, Anto, menuturkan, cuaca ekstrim ini tak hanya membuat cuaca panas. Namun juga berdampak pada kekeringan. Akibatnya, dia terpaksa harus membeli air galon untuk mencukupi kebutuhan air bersihnya. Termasuk untuk mandi.
Tak hanya itu, cuaca ekstrim juga membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Maros kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini menyebabkan beberapa IPA milik PDAM tidak beroperasi sejak kemarau melanda wilayah Maros.
”Instalasi tersebut sudah tidak beroperask sejak 25 September lalu. Sehingga berdampak pada suplai air bersih ke beberapa kecamatan. Yakni Mandai, Tanralili dan Marusu,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Bantimurung, Abdul Baddar.
Dijelaskan Baddar, kondisi ini pun berdampak pada sejumlah perumahan yang tersebar di tiga kecamatan yakni, Mandai, Marusu dan Tanralili. Total jumlah pelanggan yang terdampak tidak mengalirnya air Pdam berjumlah 7.232 sambungan rumah atau pelanggan PDAM. Baddar menjelaskan, sehari-harinya jika dalam keadaan normal kapasitas IPA Pattontongan ini memiliki kapasitas 90 liter per detik. (ari/mir/c)
Cuaca Ekstrim, Maros Krisis Air Bersih
