MAMUJU, BKM — Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM ) merupakan salah satu visi misi Pemprov Sulbar ke depan. Salah satu jalan untuk meraih hal tersebut melalui peningkatan dan perkuatan olahraga.
”Saya berkeyakinan, kalau Sulbar mau dikenal dan kuat dimasa depan, harus dipacu peningkatan SDM. Untuk meraih prestasi harus melalui SDM yang profesional dan berkomitmen tinggi,” ucap Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, saat membuka Pelatihan Tenaga Keolahragaan Dasar Pelatih Bulutangkis se-Sulbar yang berlangsung di Hotel Meganita Mamuju, Senin (21/10).
Masih kata Idris, dalam membangun sebuah komitmen tinggi harus menjadi sebuah ritme hidup bagi setiap manusia dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, pelatihan tersebut diharapkan mampu memperkuat organisasi dibidang olahraga. Terutama dibidang cabang olahraga (Cabor) bulutangkis. Sehingga cabor tersebut dapat berjalan secara masif dan semakin memiliki banyak penggemar yang berdampak positif bagi peningkatan cabor bulutangkis Sulbar kedepan.
Terkait permasalah infrastruktur, memang menjadi kendala besar bagi pemerintah daerah hingga saat ini. Tapi hal tersebut tidak menjadi alasan yang dapat menghambat kemajuan olahraga di Sulbar. Pemprov Sulbar bersama KONI terus akan berjuang untuk menciptakan infrastruktur yang lebih bagus dan memadai, sehingga dapat lebih menunjang kemajuan olahraga di Sulbar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar, Muhammad Hamzih menyampaikan, olahraga merupakan ajang bergengsi yang perlu didorong secara terus menerus. Sulbar sendiri memiliki potensi ditiga cabor yang paling menonjol, yaitu dayung, sepak takraw, dan bulutangkis.
Pelatihan bagi pelatih bulutangkis tersebut diikuti 100 orang terdiri dari enam kabupaten se-Sulbar, berbagai klub binaan, serta perwakilan pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) provinsi dan kabupaten. Acara tersebut juga turut dihadiri, Deputi IV wasit juri RI, Haryanto, Ketua KONI Sulbar, Hamid, para peserta dan undangan lainnya. (ala/mir/c)