MAKASSAR, BKM — Lima pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan telah dilantik dan diambil sumpahnya. Sehari setelahnya, langkah pertama yang dilakukan legislator adalah menggenjot pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).
Selasa (22/10), digelar rapat pemantapan panitia khusus (pansus) tata tertib hingga persiapan membahas pembentukan AKD. Seperti badan musyawarah (bamus), badan legislasi (baleg), badan kehormatan (BK) dna badan anggaran (banggar).
Tak hanya itu, juga dilakukan lobi-lobi untuk pembentukan AKD. Khususnya pemilihan pimpinan pada lima komisi yang ada.
Sebelum rapat pimpinan yang dipimpin Ketua DPD Sulsel Andi Ina Kartika, dewan menerima dua kunjungan. Pertama, kunjungan DPRD Kabupaten Polewali Sulawesi Barat dengan agenda konsultasi mengenai tatib dewan. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua Pansus Tatib Arum Spink dari Fraksi Nasdem beserta anggota pansus lainnya, seperti Rahman Pina, Andi Sugiarti Mangun Karim dan juga Ismail Bachtiar. Kunjungan kedua yakni dari Kementerian Pertahanan RI Kantor Wilayah Sulsel.
Usai menerima dua kunjungan, para wakil rakyat mulai melakukan lobi-lobi politik guna memuluskan meraih posisi pada AKD. Untuk AKD pada komisi, Partai Golkar melirik jabatan ketua komisi D, wakil ketua komisi B dan sekretaris komisi.
Nama John Rende Mangontan yang disiapkan menempati jabatan ketua komisi D. Sementara Rahman Pina dipersiapkan menjadi wakil ketua Komisi B. Satu jabatan yang masih dilirik Golkar yakni sekretaris komisi.
Fraksi Partai Nasdem juga mengincar tiga posisi di komisi. Partai yang dipimpin H Rusdi Masse ini menyiapkan nama Andi Racmatika Dewi alias Cicu sebagai ketua komisi B. Sementara Arum Spink disiapkan untuk posisi Wakil ketua Komisi E.
Untuk Fraksi Gerindra menyiapkan nama Rusdin Tabi sebagai ketua komisi E dan satu lagi unsur wakil ketua. Partai Demokrat juga menyiapkan dua nama, masing-masing Selle KS Dalle dan Andi Januar Jaury Dharwis.
Selle KS Dalle kemungkinan diplot sebagai ketua komisi A.
Untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga menyiapkan dua legislatornya, masing-masing Verawati Firdaus dan Ismail Bachtiar. “Kita akan dorong Ibu Verawati sebagai ketua komisi C DPRD Sulsel,” ujar Ketua Fraksi PKS Sri Rahmi, Selasa (22/10).
Adapun Partai kebangkitan Bangsa (PKB) mempersiapkan satu nama untuk posisi pimpinan komisi. Kemungkinan PKB akan mendapat jatah sekretaris komisi. “Kami akan ajukan Hengky Yasin untuk pimpinan komisi,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel Azhar Arsyad.
Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andi Ansyari Mangkona, optimistis bila fraksi yang dipimpinnya akan mendapat tiga jabatan pimpinan komisi. “PDIP kemungkinan dapat tiga unsur pimpinan,” ujarnya.
Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) belum mempersiapkan nama legislatornya yang akan menempati posisi pimpinan komisi. “Kami baru menawarkan komisi yang pas untuk anggota. Belum bicara ingin diplot sebagai pimpinan komisi,” ujar Ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos.
Sementara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga belum mempersiapkan nama. Sekretaris Fraksi PPP Andi Nurhidayati yang dihubungi juga tak berhasil dikonfirmasi. (
Genjot Bentuk AKD, Fraksi Siapkan Nama
