ADA dua daerah yang menjadi incaran para bakal calon wali kota, bupati maupun wakil wali kota dan wakil bupati. Kedua daerah tersebut yakni Nasdem Kota Makassar dan Nasdem Kabupaten Bulukumba.
Jika di Makassar, ada 17 yang mengembalikan formulir, maka di Bulukumba juga demikian yakni berjumlah 17.
Adapun yang mengembalian formulir yakni Irman Yasin Limpo, Sukriansyah S Latief, H A Bashar, SH., MH, Abdul Rachmat Noer, Dr. H. Irianto Baso Ence, SH., MH, dr Fadly Ananda, dr Taufiqqulhidayat Ande, Munafri Arifuddin, Haris Yasin Limpo, Muhammad Ismak, Syarifuddin Daeng Punna, Mohammad Ramdhan Pomanto, Mochtar Djuma, SH., MH, Mario David PN, S. Sos., MM, drg. A. Rachmatika Dewi, Hasan Basri Ambaralla, DR. Syamsul Rijal MI. M.Si.
Sementara di Bulukumba juga ada 17 nama yang telah mengembalikan formulir, untuk 7 balon yang tidak mengembalikan formulir. Yang mengembalikan formulir yakni Arum spink, Andi Bau Amal, H. Andi Makkasau, H A Mattapali AS, Andi Troy Martino, Dr Ir Andi Irwan Nur, H. Indrawanto Hasan, Jamaluddin M Samsir, Abdul Kahar Muslim, Syamsuddin Alimsyah, H. Andi Hamzah Pangki, Muhtar A, Andi Zulkarnain Pangki, Hj Ilmiati Asip, H. Askar HL, Muhammad Yusuf dan Tomy Satria Yulianto.
Sedang yang tidak mengembalikan formulir yakni H Muhammad Tamrin, Andi Rusdianto Thalib, Ramli Lantara, H. Abu Thalib, H A M. Juharta, Letkol Imran dan A Mauragawali.
Di Kabupaten Soppeng, sebanyak 8 Balon yang mengambil formulir.
Ketua tim penjaringan Balon bupati dan wakil bupati Ade Irawan mengemukakan bila ke 8 balon yang mengambil formulir namun hanya 5 yang mengembalikan.
Menurut Ade Irawan yang mengembalikan yakni Lutfi Halide, Ketua DPD II Golkar H Andi Kaswadi Razak, Palaloi Tabran, Ketua DPC PDIP Andi Mapparemma serta Ketua DPD Partai Nasdem Andi Zulkarnaen Soetomo.
Adapun yang tidak mengembalikan formulir dan dinyatakan gugur masing masing Aris Muhammadia, Asmawi dan Rusman.
Tahapan selanjutnya yakni melakukan pemaparan visi dan misi Balon. Apakah akan dilakukan oleh DPD atau diambil alih oleh DPW.
“Tanggal 24 hingga 31 Oktober pemaparan visi dan misi sementara mempersiapkan waktu, tempat sambil menunggu petunjuk tekhnis dari DPW dan kegiatan ini cuma 1 hari, insya Allah,” ujarnya.
Setelah visi misi, sekitar tanggal 1 hingga 4 November akan dilakukan pleno.
Pleno sekitar tanggal 1 hingga 4 Novomber,untuk menentukan siapakah 3 orang yang lolos penjaringan. Pleno ini dilaksanakan di DPD kabupaten, dihadiri oleh tim penjaringan dan oleh DPW.
Di Kabupaten Selayar, DPD Partai Nasdem juga telah menutup penjaringan.
Sekretaris DPD Partai Nasdem Selayar, Nasrun mengatakan ada 5 Balon yang telah mengambil formulir untuk merebutkan rekomendasi dari Surya Paloh. Namun tidak seutuhnya mereka mengembalikan.
“Yang mengambil Prof Akbar Silo, Ady Ansar, Basli Ali, Aji Sumarno dan Zainuddin. Tapi yang mengembalikan hanya dua orang, Zainuddin dan Prof Akbar Silo,” kata Nasrun.
Hanya dua yang mengembalikan. Untuk itu, Nasdem Selayar akan melakukan verifikasi lebih awal apakah berkas tersebut sudah memenuhi persyaratan atau tidak. “Sesuai dengan peraturan partai tim penjaringan akan memverifikasi berkas calon yang masuk dan selanjutnya hasil verifikasi akan diserahkan ke DPD untuk di plenokan yang dihadiri dari DPW,” tuturnya.
Ketua DPD Nasdem Selayar, Ady Anshar saat ini belum mengetahui siapa-siapa saja yang telah mengembalikan formulir hingga batas waktu yang diberikan Rabu kemarin hingga pukul 00.00 wita. “Saya belum cek,” katanya.
Anggota DPRD Sulsel ini menyebutkan tidak kembalinya formulir dari Balon tersebut, mungkin tidak tertarik dengan Partai Nasdem karena hanya memiliki satu kursi di DPRD Selayar, sementara syarat untuk mengusung paling sedikit 5 kursi. (udi-ton-ary/rif/d)
Peminat Terbesar di Makassar dan Bulukumba
