MAKASSAR, BKM–Universitas Fajar (Unifa) mewadahi media dalam event komunitas musik di Kota Makassar, menggelar Cassette Store Day (CDS). Ratusan kaset pita dipajang dalam agenda tahunan tersebut, turut hadir 12 pelapak kaset yang datang untuk menjual kasetnya.
Menurut Koordinator Penyelengara CSD Makassar, Amrii Armadani Azis, peringatan untuk kaset pita sudah dilakukan rutin setiap tahun. Agenda ini memang diperuntukkan bagi, forum penting bagi musisi, record label, toko musik, dan pendengar musik di Kota Makassar.
“Hari ini kita memperingati hari kaset pita se dunia, kami membuka acara ini untuk umum, siapa saja boleh datang. Kami melakukan beberapa kegiatan seperti menonton live music, menjual kaset pita dan Grafity,” ungkapnya di Kampus Kedua jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Minggu (27/10) malam.
Lanjutnya, bahwa kegiatan kaset pita tidak lebih untuk lebih memperkenalkan kaset pita di tengah masyarakat yang hampir sudah melupakan musik lewat kaset pita. Tidak hanya bernostalgia dengan kaset pita yang diproduksi di era tahun 1980 sampai 1990. Format ini juga menjadi bukti sejarah perkembangan indurstri musik di tanah air.
“Even ini juga untuk mengenalkan kepada generasi muda mengenai sejarah kaset pita dan memperlihatkan bahwa ini loh kaset pita masih ada. Makanya kami undang juga 12 pelapak pita untuk menjual kaset pitanya itu belum termaksud koleksi mereka,” bebernya.
Adapun yang mengsupport kegiatan tersebut dari Karya Bebas, Kampus Kedua, Obral Obrol Makassar, May Way Coffee dan beberapa band-band yang memeriahkan nostalgia lagu-lagu yang ada dikaset pita. Terlebih lagi menurutnya, saat ini marak pembajakan lagu dan karya musik.
“Harapannya semoga kaset pita ini tetap ada, dan semua band tetap albummnya dengan menggunakan kaset pita . Semoga kaset pita tetap ada di tengah-tengah kita dan masih dicintai oleh pendengar musik,” tutupnya. (ita)
Kaset Pita Meriahkan CSD
