MAKALE, BKM — Dinas Pertaninan Kabupaten Tana Toraja menggenjot target produksi beras sesuai target 162.500 ton tahun 2019.
Kepala Dinas Pertanian Tana Toraja Salpius Pasang kepada BKM, Selasa (29/10) mengatakan pihaknya telah menyalurkan pompa, handtractor, perontok padi dan semimpil jagung ke kelompok tani sentra produksi guna mewujudkan target tersebut.
”Sistim penyaluran Alsintan selain dibagi kekelomok tani ada juga dipinjamkan dan untuk Brigade Pola Tanam Semusim dengan target lahan seluas 400 ha tersebar di 19 kecamatan,” ujar Salpius kemarin.
Salpius menambahkan, mengingat problema musim kemarau mendera petani, membuat sekitar 20 kelompok tani belum beraktivitas atau tertunda lantaran kekurangan air dimusim kemarau. Mewujudkan target 400 ha lahan pertanian produktif, lahan tidur sasaran utama harus difungsikan.
Demikian pula pola tanam serempak kepada petani untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman lainnya, dengan harapan produksi padi lebih meningkat.
Diakui Salpius, hingga tahun 2019 baru 70 persen terealisasi target produksi beras 162.500, sementara 30 persen beras masih didatangkan dari daerah tetangga.
Tingginya konsumsi beras di Tana Toraja dampak dari tingginya intensitas rambu solo dan rambu tuka disponsori para diaspora Toraja. (gus/C)
Optimistis Wujudkan Target 162.500 Ton
