Site icon Berita Kota Makassar

Syamsuddin: Saatnya Wartawan Pimpin Daerah

BULUKUMBA, BKM–Sudah saatnya ada wartawan atau mantan wartawan yang diberi kesempatan untuk memimpin sebuah daerah. Hal tersebut disampaikan pendiri Kopel Indonesia Syamsuddin Alimsyah usai mengikuti fit and proper tes atau uji kepatutan dan kelayakan sebagai bakal calon Bupati Bulukumba di tim 9 Golkar Sulsel, Rabu (30/10).
Menurut Syamsuddin Alimsyah, dirinya berniat maju di Pilbup Bulukumba setelah membaca aspirasi masyarakat, utamanya dari kalangan pemuda. “Makanya saya ingin menguji apakah espektasi itu sesuai,”jelasnya.
Meski dirinya ingin maju lewat jalur perseorangan, namun Syamsuddin juga tetap mendaftar di partai politik sebab parpol merupakan laboratorium pendidikan politik. “Saya sepertinya bisa bertarung dengan kader Golkar. Apalagi Golkar kan punya keinginan untuk memajukan daerah, khususnya Bulukumba, apalagi nama saya juga masuk survei,”ucapnya.
Ketika menghadapi tim 9 yang diketuai HA Kadir Halid dengan beranggotakan Andi Ina Kartika, Irwan Muin, HA Syamsul Alam Mallarangen, HA Astuti Attas, Annas GS, Rusni Kasman, Syamsuddin menyatakan keseriusan dan kesiapannya untuk mengendarai Partai Golkar. Terbukti sejak awal, berkasnya sudah lengkap sejak pendaftaran di kabupaten hingga masuk tahapan wawancara di Provinsi.
“Saya siap mengendarai Partai Golkar. Sejak awal sudah melengkapi berkas dan siap mengikuti tahapan hingga akhir,”ungkap Syamsuddin.
Syamsuddin yang berlatar belakang aktifis NGO dan Jurnalist bukanlah seorang politisi, namun kekuatan politik dan jaringan yang berada di belakangnya adalah kekuatan dan modal untuk maju sebagai bakal calon Bupati Bulukumba.
Suami dari mantan anggota DPR RI dari PPP Andi Mariattang ini punya banyak jaringan dalam pergulatannya dengan dunia politik, baik sebagai aktifis maupun sebagai konsultan yang bekerja untuk penguatan politik pada lembaga politik maupun masyarakat sipil.
Hingga saat ini Balon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba yang sudah ikut hadir di Golkar ada 4 orang. Sehari sebelumnya hadir Hamzah Pangki, Tomy Satria dan Risman Pasigai.
Usai Syamsuddin, Balon bupati yang hadir yakni Prof Akbar Silo dari Kepulauan Selayar. Prof Akbar Silo juga mengaku optimis jika dirinya yang akan mengendarai partai berlambang pohon beringin rindang, meskipun ketua DPD II Golkar Selayar Basli Ali akan kembali bertarung sebagai bupati petahana. “Kita harus optimis jika ingin bertarung,”ujar Akbar Silo
Akbar Silo mengatakan, selama partai politik memiliki prinsip keadilan, maka dirinya tetap melakukan pendaftaran. “Semua partai yang memiliki kursi di DPRD Selayar saya tempati mendaftar, kecuali Demokrat karena belum membuka pendaftaran,” lanjutnya.
Prof Akbar Silo yang masih tercatat sebagai dosen pada Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura ini juga mengakui jika kemampuan petahana Basli Ali masih diatas angin. Berdasarkan survei yang telah dia lakukan pada Juli lalu. “Yang kami lakukan pada tanggal 14 Juli 2019 lalu, saya masih ada urutan kedua, petahan urutan pertama. Setelah itu saya belum melakukan survei,” katanya. (min/rif/d)

Exit mobile version