Site icon Berita Kota Makassar

Kadis PU Sulbar Respon Usulan DPRD Sulbar Untuk Pembelian Eskavator

MAMUJU, BKM — Usulan anggota DPRD Sulbar agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar menyiapkan anggaran untuk pembelian eskavator, mendapat respon dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulbar, Ir H Muh Aksan, MT. Eskavator ini dipersiapkan untuk jalan poros Pana-Tabone-Nosu.
Ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/10), Muh Aksan mengatakan,
pengadaan alat berat itu memang perlu untuk mempercepat penanganan tanah longsor yang sering menutupi badan jalan. ”Jadi kalau ada eskavator yang standby di sekitar lokasi, maka tentu akan mempercepat penanganannya kalau sewaktu-waktu terjadi longsor yang biasanya menutupi badan jalan di poros Tabone-Nosu-Pana,” kata Aksan.
Aksan mengakui, peralatan yang ada di Dinas PU saat ini, banyak yang kondisinya sudah tua. Ia juga merespon untuk anggaran pemeliharaan pada peralatan yang ada di Dinas PU Sulbar.
Kadis PU Sulbar juga mengungkapkan,
total panjang jalan yang harus diperbaiki di poros Tabone, Nosu, dan Pana adalah 54 kilometer, terdiri dari 27,5 kilometer untuk poros Tabone dan 26,7 kilometer untuk poros Nosu-Pana.
”Yang sudah dikerjakan pada kondisi mantap sepanjang 8 kilometer. Dan untuk mengusulkan terhadap jalan tersebut, itu bukan lagi kami punya wewenang,” kata Aksan.
Untuk Tabone-Nosu sudah dianggarkan Rp5 miliar pada tahun 2019. Progresnya sudah mencapai 90 persen. Tahun 2018 Tabone-Nosu tersebut telah dianggarkan sebesar Rp7,5 miliar dan Nosu-Pana Rp2,2 miliar dan telah dikerjakan 2,3 kilometer.
Untuk Salubatu, Bonehau, Kalumpang, Seko sepanjang 90 kilometer akan diperjuangkan dan telah diusulkan untuk menjadi jalan nasional. Kami telah mengusulkannya untuk bisa menjadi jalan nasional. Kami akan mengusahakan pekerjaan pengaspalan di Bonehau. Saat ini kondisi jalan baru 37,65 persen. Dan yang telah dilakukan pada kondisi mantap,” katanya.
Ditambahkan, pihaknya juga akan berusaha mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Kementerian PU di pusat. Sehingga bisa juga mengimbangi pada anggaran untuk pekerjaan dan penanganan kondisi pada infrastruktur di Sulbar.
”Kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak balai aliran sungai untuk ditangani terhadap aliran sungai yang ada di kota Mamuju. Sehingga bisa mencegah terjadinya banjir di kota Mamuju,” ungkapnya. (alaluddin)

Exit mobile version