Site icon Berita Kota Makassar

Petani di Rumbia Butuh Solar Dua Ton

MAROS, BKM — Petani di Desa Tanete, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, sangat mengapresiasi pihak SPBU Jawi-jawi, Bantimurung. Karena pengelola SPBU ini telah ikut membantu petani dalam mensukseskan penanaman IP300 pada 300-an hektare sawah di Rumbia, Desa Tanete.
”Kami kasian sama pihak SPBU di Jawi-jawi. Karena mereka dianggap telah menjual solar ke petani. Sehingga banyak keluhan dari para sopir mobil besar yang harus antre lama. Padahal, kalau bukan karena diberikannya kita solar, maka sudah pasti kami akan mengalami kerugian sangat besar,” ucap Jufri, salah seorang petani di Rumbia, saat ditemui di areal persawahan miliknya, Minggu (3/11).
Menurutnya, kebutuhan solar di Rumbia untuk IP300 saat ini mencapai 2 ton perhari. Hal ini dikarenakan kemarau yang panjang. ”Kita menggunakan sekitar 70-an mesin pompa air berukuran 4 inchi. Itu beroperasi sejak kita menggarap lahan pada bulan 6 lalu sampai saat ini. Kita perkirakan masih butuh sebulan. Pada saat panen kita juga menggunakan mesin kombain. Dan itu butuh solar juga. Setelah itu, kita menggarap lagi pakai traktor. Kalau hujan belum turun, pasti pakai pompa lagi. Jadi itu sudah dobel penggunaan solar,” papar Jufri.
Ia melanjutkan, peran SPBU Jawi-jawi yang berani mengambil tindakan untuk membantu petani patut diapresiasi. Sehingga apabila ada keluhan dari konsumen lainnya, Jufri berharap agar hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.
”Sudah luar biasa pihak SPBU Jawi-jawi membantu kami. Karena SPBU ini yang terdekat dari lahan kami. Olehnya itu, kami berharap konsumen lain, misalnya mobil besar harus rela ikut antre dan janganlah mengeluhkan hal yang begini. Karena kalau kami tidak dapat solar, maka ada potensi kerugian sangat besar. Bahkan, bisa mencapai miliaran ruipiah,” tutupnya. (ari/mir/c)

Exit mobile version