GOWA, BKM–Bakal calon bupati dan wakil bupati Sugianto Pettanagara menegaskan dirinya bukanlah figur titipan atau calon boneka di pemilihan bupati (Pilbup) Gowa 23 September 2020 tahun depan.
Meski demikian, Sugianto tidak membantah jika dirinya punya kedekatan dengan bupati Adnan Purichta Ichsan. Dia menyebut kalau dirinya bersama Hj Ria Effendi yang menjadi calon pasangannya serius ingin melawan Adnan.
“Hubungan baik saya sama keluarga Yasin Limpo tetap baik baik saja dan tidak pernah ada masalah. Cuma dalam sebuah hubungan politik kami bisa saja berkompetisi tanpa ada yang tercederai. Kedepan kita butuh demokrasi bersahabat,”ujar Sugianto, Jumat, (8/11).
Sugianto menanggapi santai adanya persepsi kalau dirinya adalah calon boneka. Anggapan demikian disebut akan hilang seiring dengan pergerakan massifnya.
“Didalam politik pastilah banyak persepsi, yang jelas kami punya langkah, tahapan, dan strategi bertarung di Pilkada Gowa. Sebelum melangkah kami sudah sepakat paket cabup dan cawabup bersama haji Ria Efendy dan pergerakan kami semakin massif,” katanya.
Dia menambahkan, analisa terkait petahana yang sulit dikalahkan tak membuat dirinya pesimis bertarung. Kecil atau besarnya peluang penantang dianggap akan ditentukan saat pencoblosan digelar.
“Persoalan kalkulasi menang kalah itu saya serahkan penuh kepada rakyat Gowa. Toh mereka yang punya hak pilih dan hak menentukan. Bisa saja rakyat masih menginginkan oppo bisa juga terjadi perubahan memilih kami,” pungkasnya. (rif)
Sugianto Pettanagara Tegaskan Bukan Calon ‘Boneka’
