JENEPONTO, BKM — Syamsuddin Daeng Ngawing (57) akhirnya mengembuskan napas terakhir. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Warga Kampung Borong Lamu, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto ini sebelumnya menjadi korban penikaman Haris Abdi (36), tetangganya sendiri. Peristiwa berdarah itu berlangsung, Jumat (1/11).
Kejadian dipicu oleh ternak kuda milik Syamsuddin yang masuk ke kebun dan merusak tanaman Haris. Penikaman itu mengakibatkan korban mengalami luka parah di bagian perut dan lengan kanan.
Sesaat setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang, Jeneponto. Namun karena lukanya yang cukup parah, dia pun dirujuk ke RS Wahidin. Hingga akhirnya berpulang, Minggu (10/11).
Adik korban Syamsuddin bernama Ibrahim Anja, mengungkapkan hal itu ketika ditemui di rumah duka Kampung Ala-ala, Desa Borong Lamu, Senin (11/11).
”Untuk penanganan kasusnya kami serahkan ke polisi. Pelakunya sudah ditahan di Polsek Jeneponto,” kata Ibrahim sambil bergegas mempersiapkan penguburan kakaknya.
Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul Regama, mengatakan penganiayaan terjadi ketika kuda milik Syamsuddin masuk ke kebun pelaku dan merusak tanamannya. ”Saat itu korban Syamsuddin melintas dan langsung didatangi lalu ditikam dengan badik di bagian perut,” ungkap Syahrul. (krk/rus/c)
Kuda Rusak Tanaman, Tewas Ditikam Tetangga
