BARRU, BKM — Bustam (57), warga Jalan Muh Yamin Makassar baru saja keluar dari Masjid Taqwa di Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Barru. Ia baru saja usai menunaikan salat zuhur bersama empat anggota keluarganya, Selasa (12/11).
Alangkah kagetnya Bustam ketika berada di tempat memarkir mobilnya. Sebab, kendaraan roda empat bernomor polisi DD 1225 DR warna hitam itu sudah tidak berada di tempatnya. Dia bingung bercampur panik. Apalagi, ada anak dan keponakannya yang berada di atas mobil.
Pensiunan BRI ini baru saja pulang dari Enrekang menghadiri hajatan pernikahan keluarga. Di atas mobil ada enam orang. Ketika singga salat di masjid, hanya empat orang yang turun. Dwinka dan Fatur tetap berada di atas kendaraan.
Tak lama setelah mengetahui mobilnya dibawa kabur, seorang warga Palanro datang menemuinya. Ia menyampaikan ada dua orang anak yang berada sekitar 1 km dari masjid. Orang itu kemudian mengantar Bustam bertemu anak dan ponakannya.
Warga tersebut sebelumnya sudah terlebih dahulu melapor ke Polsek Mallusetasi. Dalam pengaduannya, dikatakan bahwa ada dua anak yang diturunkan paksa dari atas mobil lalu kendaraan dibawa pergi. Bustam kemudian dibonceng olehnya untuk datang ke mapolsek.
Bustam akhirnya bisa bertemu dengan anak dan ponakannya. Dwinka bercerita, ia bersama Fatur diancam hendak disutuk pulpen oleh pelaku jika tidak turun dari mobil. Meski awalnya, Dwinka berteriak minta tolong dari atas mobil karena panik dan ketakutan.
Bustam kemudian melapor ke Polsek Mallusetasi kalau mobil miliknya dibawa lari pelaku pencurian. Saat itu juga petugas polsek langsung melaporkan ke Kapolsek Mallusetasi AKP Syarifuddin yang sedang mengikuti acara lepas sambut kapolres di Mapolres Barru.
Setelah menerima laporan, Kapolsek AKP Syarifuddin langsung menginformasikannya ke Kapolres Barru yang baru AKBP Welly Abdillah. Kapolres menginstruksikan kapolsek segera melakukan pengejaran.
Syarifuddin bersama tim resmob kemudian bergegas melakukan pengejaran, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan aparat Polres Pangkep.
“Tim Resmob bersama petugas Polsek Mallusetasi dan Polres Pangkep berhasil menangkap pelaku di Kompleks Pesantren Showatul Is’ad di Desa Padanglampe, Kecamatan Ma’rang. Kasusnya sudah ditangani pihak Reskrim Polres Barru,” ucap Syarifuddin sembari meminta agar konfirmasi ke reskrim.
Kasat Reskrim Polres Barru AKP Doni Dunggio yang dihubungi, membenarkan kejadian ini. Kata dia, pelaku bernama Dedy sudah diamankan. Warga Mamuju, Sulawesi Barat ini masih dalam pemeriksaan intensif.
”Kasusnya masih dalam proses pengembangan. Pelakunya sementara diinterogasi,” ujarnya.
menurut AKP Doni, pelaku awalnya mengendarai sepeda motor Yamaha RX King dari Sulbar. Kemudian singgah di Masjid Taqwa Palanro.
Saat itu dia melihat ada mobil singgah dan parkir di halaman masjid. Dia pun langsung masuk ke dalam mobil yang kuncinya masih tergantung di tempatnya. Pemilik mobil memang tidak mematikan mesin, karena ada dua orang yang berada di atas. Seketika itu pelaku langsung membawa kabur mobil tersebut bersama dua penumpang yang belakangan diturunkan.
“Untuk sementara motif kasus ini masih berstatus pencurian. Memang ada informasi dari keluarga pelaku kalau yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Tapi itu masih kami proses lidik,” kata Doni. (udi/rus/b)
Singgah Salat, Mobil Berisi Dua Anak Dibawa Kabur
