GOWA, BKM — Job Fair Gowa 2019 yang digelar selama tiga hari di pelataran kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa di kompleks Terminal Cappa Bungaya, Kecamatan Pallangga, berakhir pada Rabu sore (13/11) sekitar pukul 16.00 Wita.
Bursa kerja ini ditutup Kadis Nakertrans Gowa, Salehuddin Bachtiar, ditandai foto bersama para HRD perusahaan peserta yang berjumlah sekitar 60-an perusahaan baik lokal maupun luar Gowa dan Sulsel.
Dari data panitia pelaksana Job Fair Gowa ini, seperti dikatakan Muchlis selaku Sie Humas kegiatan, Rabu sore, dari akumulasi pelaksanaan tiga hari bursa kerja sebanyak 2.289 orang pencari kerja (Pencaker) yang memasukkan surat lamaran. Bahkan dalam satu orang lamaran kerja yang dimasukkannya tidak hanya pada satu perusahaan yang diminati tapi ada yang hingga lima perusahaan.
Seperti dikatakan Agung Rizal, warga Kecamatan Somba Opu, dirinya memasukkan lamaran di empat perusahaan yang diminatinya. ”Semoga ada yang mengabulkan lamaran saya,” kata pemuda bertitel sarjana ekonomi ini.
Kadis Nakertrans Gowa, Salehuddin Bachtiar, mengatakan, selama tiga hari bursa kerja dibuka, antusiasme para pencaker cukup banyak berdatangan. Mereka tidak langsung menimbang-nimbang, sebab mereka datang langsung melengkapi diri dengan berkas lamaran.
”Mereka sepertinya sudah siap dari dulu, Apalagi bursa kerja ini telah kami lakukan selama tiga tahun berturut-turut. Sehingga mereka seperrinya sudah punya pengalaman mendaftar,” kata Kadis.
Terkait bakal perekrutan para pencaker ini para perusahaan pemberi kerja menurut Salehuddin itu tergantung perusahaan yang didaftarinya. ”Kami ini hanya sebagai fasilitator bagi masyarakat pencaker, soal diterima tidaknya itu urusan perusahaan,” tandas Kadis.
Dikatakan, selama Job Fair 2019 digelar sebanyak 1.135 orang pencaker yang datang. Dibanding Job Fair 2018, jumlah pengunjung di even bursa kerja ini terbilang sedikit. Pada Job Fair 2018 jumlah pengunjung mencapai 6.000 orang akumulasi tiga hari kegiatan.
Turunnya tingkat kunjungan ini dimungkinkan lantaran tempat pelaksanaan yang agak berbeda. Dua tahun sebelumnya, Job Fair digelar di Istana Tamalate Kompleks Museum Istana Balla Lompoa yang cukup dekat dari berbagai arah perlintasan kota.
”Tahun depan kita akan gelar di tempat yang lebih memadai agar tingkat kunjungan pencaker lebih besar. Harapan kita adalah melalui bursa kerja ini angka pengangguran semakin bisa kita gerus. Sekarang angka pengangguran turun dari semula mencapai 20 ribuan orang kini turun menjadi 14 ribu orang. Insha Allah ke depan pengangguran semakin bisa kita tekan dengan mengakomodir mereka lewat perusahaan-perusahaan yang ada,” jelas Salehuddin. (sar/mir)
2.289 Pencaker Masukkan Lamaran di Job Fair Gowa
