Site icon Berita Kota Makassar

Alwi Hamu: Ajarkan Anak Barazanji Sejak Kecil

MAKASSAR, BKM–Segenap pimpinan dan karyawan Fajar Group merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kediaman Chairman Fajar Group, HM Alwi Hamu, Rabu (13/11).
Puluhan telur maulid dijajar di halaman tengah rumah. Kemudian dibagikan kepada seluruh hadirin yang hadir, termasuk anak-anak.
Hal ini tentu merupakan aktivitas yang sudah menjadi tradisi di setiap peringatan maulid. Melambangkan adanya kelurusan, kekuatan dan keteguhan.
Ada juga rangkaian kegiatan barzanji. Barzanji tentu yang juga menjadi hal penting karena mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nabi Muhammad SAW. Serta berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan umat Islam.
Begitulah makna maulid di mana umat Islam yang dapat meneladani sifat-sifat Rasulullah.
Ustadz Usman Jasad, yang memberikan ceramah dalam peringatan Maulid kali ini mengungkapkan, sebagai umat Islam tentu haruslah beradab.
Ia menjelaskan ciri-ciri masyarakat madani yakni keteraturan. Seperti contoh ketika menjalankan salat secara berjamaah. Hal ini sebagai bentuk keteraturan dalam sehari-hari.
Ia juga mencontohkan, keteraturan juga bisa dicontohkan dan dilihat melalui cara berlalu lintas. Dimana masyarakat madani harusnya tetap saat berlalu lintas.
“Malulah kita sebagai umat muslim jika kita hidup semrawut tidak teratur, karena tidak ada dalam ajaran Islam,” tambahnya.
Tak hanya itu, masyarakat madani juga perlu memperhatikan kebersihan, utamanya kebersihan tempat ibadah.
Ustadz Usman menambahkan, jangan membiarkan Masjid justru lebih kotor dari tempat tinggal.
Dikatakannya, hal ini biasa timbul karena sifat malas dan bodoh. Makanya terpenting, menghindarkan diri dari sifat malas dan bodoh.
“Islam menekankan semangat dalam menjalani hidup. Seperti Nabi Muhammad SAW sebagai panutan teladan paling sempurna,” katanya.
Bahkan kata dia, tidak ada satu pun waktu yang dihabiskan untuk bermalas-malasan. Ketika hidup dalam kemalasan, maka akan susah dalam kehidupannya.
“Musuh kita bersama adalah kemalasan dan kebodohan. Kita tidak boleh menjadi umat yang tertinggal,” tambahnya.
Sementara itu, Chairman Fajar Group, HM Alwi Hamu, mengatakan, perayaan maulid menjadi peringatan penting. Lantunan barzanji dan doa-doa kepada yang hadir. Termasuk mereka yang menyiapkan sajian-sajian untuk peringatan tersebut.
Alwi Hamu juga menekankan, selalu menantikan hadirnya Maulid Nabi sebagai pembelajaran bagi umat Islam agar selalu mengingat ajaran Rasulullah.
“Nabi Muhammad adalah junjungan kita semua. Dari kecil saya sudah menghafalkan barzanji. Ini juga perlu diajarkan pada anak-anak kita agar tetap kuat dengan pendiriannya dan mengikuti Nabi Muhammad,” ucapnya.
Dia berharap agar peringatan kali ini dapat saling mendoakan kesehatan satu sama lain.
Dipenghujung perayaan, para hadirin pun tak lupa mendoakan istri Alwi Hamu, almarhumah Hj Nuraini supaya mendapat tempat terbaik disisi Allah Swt.(nug)

Exit mobile version