DI ERA modern saat ini, semua orang dituntut untuk bisa bersaing dalam menciptakan usaha sendiri. Apalagi saat ini, untuk menjadi seorang pegawai negeri sipil sangat-lah sulit.Oleh karena itu, banyak orang membuka usaha sendiri, seperti Dzulkifli Firdaus, seorang dosen yang membuka usaha keripik.
Laporan: ARDHITA ANGGRAENI
Usaha kuliner yang digeluti Dzulkifli memang sangat menjanjikan dan memiliki peluang usaha yang sangat menggiurkan. Pria usia 28 tahun ini membuka usaha kuliner keripik bawang.
Menurut anak pertama dari enam bersaudara, menjual usaha makanan cemilan jauh lebih menguntungkan ketimbang usaha lainnya. Mengapa tidak, sejauh ini keripik miliknya laris manis, terlebih keripik miliknya berbeda dari yang lainnya.
“Saya memikirkan buka usaha yang beda dan bukan yang lagi tren, karena penjualan dengan produk yang sudah ada tidak menguntungkan,” ungkapnya.
Menyandang gelar dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di Makassar tidak membuat dirinya pesimis atau menjajaki usahanya di kampus. Dirinya bahkan pede menawarkan usahanya untuk dosen dan mahasiswanya. Kifli juga memasarkan usahanya lewat jasa online, walaupun diakuinya belum bisa banyak memproduksi sebab keterbatasan SDM, modal dan bahan bakunya.
“Yah penjualannya belum bisa banyak, jadi kalau ditanya kendala dan tantangannya. Saya tidak punya banyak tenaga, pengerjaanya masih saya kerjakan dibantu beberapa orang saja, modal untuk produksi banyak juga belum bisa. Saya hanya produksi 300-500/pcs dan kebanyakan di dalam kampus sama toko-toko. Saya senang mahasiswa bisa beli juga,” jelasnya.
Kifli membuka usahanya belum lama baru berjalan dua tahun. Untuk modal awal menjual, dia mengeluarkan kocek sebesar Rp1 juta dengan menghasilkan 200 pcs keripik bawang yang dihargai mulai Rp10 ribu/pcs hingga Rp15 ribu/pcs untuk ukuran yang besar.
Kini usahanya sudah berkembang dan omsetnya terus bertambah dalam sebulan.”Yah ada sedikitlah, bisa beli motor dan bantu-bantu keluarga juga. Sedikit-sedikitkan kita juga puas kalau banyak yang suka dan laris,” ujarnya.(*)
