PANGKEP, BKM — PT Semen Tonasa menggelar penanaman pohon di sekitar lahan eks tambang tanah liat. Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan penanaman pohon sekaligus memperingati rangkaian HUT ke-51 PT Semen Tonasa, Rabu (20/11).
Semen Tonasa berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan berupaya melibatkan masyarakat sekitar kawasan eks tambang tanah liat. Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman dan dedikasi perusahaan dalam pelestarian lingkungan.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan, SE, menuturkan, untuk memulihkan kondisi lahan eks tambang, maka diakukan penghijauan kembali yang kiranya sebagai wujud kepedulian lingkungan hayati.
”Kita harus sadar bagaimana menghijaukan kembali lokasi eks tambang tanah liat. Perihal barometer pelestarian lingkungan merupakan tolok ukur perhatian kami terhadap perusahaan,” jelasnya.
Ia berharap, PT Semen Tonasa bisa menjadi perusahaan yang berkelanjutan atau sustainable business. Dimana, perusahaan tidak hanya menjalankan roda perusahaan demi keuntungan semata. Tapi juga untuk menjaga lingkungan dan memenuhi kebutuhan masa depan generasi penerus.
Sementara Koordinator Penanaman Pohon, Ir Syaifullah, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini masih merupakan salah satu rangkaian HUT PT Semen Tonasa yang juga bentuk konservasi wisata di Taman Kehati Bulu Sipong.
PT Semen Tonasa berupaya menciptakan wujud nyata perhatian perusahaan yang mengacu pada skala prioritas. Terutama di sejumlah lahan eks tambang dengan kondisi vegetasi penanganan serius.
Sebanyak 115 pohon buah yang ditanam terdiri dari pohon Mangga, Jeruk, Matoa, Kelapa, Rambutan dan Langsat. Sepanjang tahun 2019 ini, sudah ditanam sebanyak 5.575 pohon di beberapa titik, masing-masing di reklamasi batu kapur, reklamasi Tanah Liat Bontoa, reklamasi Tanah Liat Bulu Tellue, Danau Cinta Tonasa I, Pelabuhan Biringkassi, Pabrik Unit 2/3/4/5 dan Taman Kehati Bulu Sipong. (mir)
Jajaran Direksi Semen Tonasa Lakukan Penghijauan
