MAKASSAR, BKM — Gedung Sekolah Dasar (SD) Pertiwi di Jalan Bontolangkasa I, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini terbakar, Rabu malam (20/11). Kondisi bangunan porak-poranda usai dilalap si jago merah.
Warga sekitar yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tak lama berselang, pesonel pemadam tiba di lokasi. Selanjutnya bergerak cepat memadamkan api yang tengah berkobar. Dari kejadian itu, tiga ruang kelas tersisa rangka hitam.
Sul (44) yang merupakan petugas keamanan sekolah, mengakui sebelum api berkobar, dirinya sempat mendengar suara ledakan di ruang kelas III.
“Saya sementara tidur. Terbangun karena mendengar suara ledakan. Saya lalu mengeceknya. Ternyata di ruang kelas tiga sumber ledakan dan api sudah berkobar hebat,” ujar Sul.
Dia pun kemudian berteriak meminta tolong. Karena ruangan yang ditinggali Sul di area sekolah berada tak jauh dari kelas yang terbakar.
Kapolsek Rappocini Kompol H Edi Supriyadi yang dikonfirmasi, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran di SD Pertiwi.
“Kami masih menyelidiki penyebabnya. Kalau dari bangunan yang kebakaran cukup banyak yang rusak. Kerugian ditaksir Rp600 juta. Dugaan sementara korsleting listrik,” kata Edy, Kamis (21/11).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, murid yang kelasnya terbakar terpaksa mengungsi sementara di ruang kelas lainnya. (ish/rus)
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SD Pertiwi
