Site icon Berita Kota Makassar

11 Damkar dan Satu Ambulans Hibah Jepang Tiba di Makassar

MAKASSAR, BKM — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengatakan, sebanyak 11 ambulans dan satu mobil pemadam kebakaran (damkar) yang merupakan hibah dari Ehime Toyota dan Ehime Nissan sudah diserahterimakan ke Pemprov Sulsel.
“Telah tiba 11 ambulance dan 1 mobil pemadam,” katanya.
Kendaraan-kendaraan tersebut saat ini telah diparkir di halaman rumah jabatan gubernur Sulsel jalan Sungai Tangka, Makassar.
Rencananya, kata mantan Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial tersebut, total ambulans dan damkar yang akan dihibahkan untuk Sulsel sebanyak 38 unit. Masing-masing terdiri dari 27 unit armada pemadam kebakaran dan 11 unit ambulans. Pengirimannya dilakukan secara bertahap.
“Dari 38 kendaraan yang terdiri dari 27 pemadam dan 11 ambulans. sisanya rencana akan tiba pada tanggal 26 november 2019” jelasnya
Terkait apakah ambulance tersebut di bagikan ke daerah, Hayat mengaku masih menunggu keputusan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
“Kita tunggu kebijakan gubernur dulu dek” kata dia
Untuk pengiriman damkar dan ambulans tersebut ke Makassar, Pemprov Sulsel harus merogoh kocek untuk biaya pengirimannya.
Kepala Bagian Penataan dan Kerjasama, Biro Pemerintahan Sekprov Sulsel, Eniwati, mengatakan, jumlahnya anggaran yang disiapkan tak sedikit, jika dirupiahkan mencapai sekira Rp1,3 miliar.
Besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pengiriman itu terdiri dari biaya 20 kontainer senilai 9.534.205 Yen Jepang atau setara Rp1,2 miliar, ditambah biaya packaging list.
“Saat ini Pemprov Sulsel melakukan kerjasama dengan Ehime melalui sister province untuk penyerahan hibah damkar dan ambulans. Biayanya tergantung invoice yang dikirimkan dari Jepang. Tapi taksiran dari yang kami terima sekitar Rp1,3 miliar,” jelas Eni ditemui belum lama ini.
Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah,
berharap, kehadiran puluhan armada damkar dan ambulans, dapat membantu operasional pelayanan ke masyatakat di tiap daerah. Sehingga sebagian armada itu akan diserahkan ke kabupaten/kota untuk menujang pelayanan.
“Kita sudah bicarakan akan dilekukan pengiriman 38 ambulans dan damkar. Saya rasa itu tidak lama kok,” terang Nurdin. (rhm)

Exit mobile version